Pekerja Samsung Ancam Mogok, Produksi Chip Memori Berisiko Terganggu
Puluhan ribu pekerja Samsung Electronics di Korea Selatan (Korsel) menyetujui rencana aksi mogok.
IDXChannel - Puluhan ribu pekerja Samsung Electronics di Korea Selatan (Korsel) menyetujui rencana aksi mogok.
Dilansir dari Reuters pada Sabtu (21/3/2026), rencana ini berpotensi mengganggu aktivitas produksi chip memori di Samsung.
Menurut serikat pekerja Samsung Electronics, sebanyak 93 persen dari 66.019 pekerja yang memberikan suara menyetujui rencana pemogokan tersebut.
Jika para pekerja gagal mencapai kesepakatan dengan perusahaan, mereka berencana untuk melakukan pemogokan selama 18 hari mulai 21 Mei.
"Dukungan yang luar biasa ini merupakan peringatan keras bahwa manajemen harus menanggapi tuntutan," kata serikat pekerja itu.
Samsung tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Pemogokan di produsen chip tersebut dapat memperburuk pasokan semikonduktor global. Permintaan yang kuat untuk pusat data kecerdasan buatan (AI) menekan pasokan ke berbagai industri lain mulai dari mobil dan komputer hingga ponsel pintar.
Serikat pekerja tersebut mewakili hampir 90.000 pekerja, yang mencakup lebih dari 70 persen dari total 125.000 pekerja Samsung di Korea Selatan.
Karyawan Samsung frustasi atas kesenjangan gaji dengan pekerja di perusahaan pesaing. Produsen chip SK Hynix menerima tuntutan serikat pekerjanya untuk reformasi kompensasi pada September.
Serikat pekerja Samsung menyerukan perusahaan untuk mengikuti jejak SK Hynix dan menghapus batasan bonus serta mengaitkan dana bonus dengan laba operasional.
Samsung mengatakan penghapusan batasan tersebut akan menyulitkan perusahaan untuk mendanai investasi masa depan di industri yang padat modal dan siklikal. (Wahyu Dwi Anggoro)