Pemerintahan Trump Bakal Raup USD10 Miliar dari Kesepakatan Pengambilalihan TikTok
ByteDance, pada Januari telah merampungkan kesepakatan untuk membentuk perusahaan patungan yang mayoritas dimiliki pihak AS.
IDXChannel - Pemerintahan Presiden Donald Trump disebut akan menerima sekitar USD10 miliar dari para investor dalam kesepakatan yang baru saja selesai untuk mengambil alih bisnis TikTok di Amerika Serikat (AS).
Hal tersebut dilaporkan The Wall Street Journal pada Jumat (13/3/2026), dengan mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Perusahaan teknologi asal China, ByteDance, yang merupakan pemilik TikTok pada Januari telah merampungkan kesepakatan untuk membentuk perusahaan patungan yang mayoritas dimiliki pihak AS.
Langkah ini bertujuan untuk mengamankan data pengguna di AS dan menghindari larangan pemerintah AS terhadap aplikasi video pendek yang digunakan oleh lebih dari 200 juta warga Negeri Paman Sam tersebut.
Perusahaan patungan bernama TikTok USDS Joint Venture LLC akan mengamankan data pengguna AS, aplikasi, dan algoritma melalui langkah-langkah perlindungan data serta keamanan siber. Namun, perusahaan tersebut hanya mengungkap sedikit rincian terkait proses divestasi.
Wakil Presiden JD Vance pada September mengatakan bahwa perusahaan baru di AS itu akan memiliki valuasi sekitar USD14 miliar.
Menurut laporan The Wall Street Journal, pembayaran USD10 miliar kepada pemerintah tersebut merupakan bagian dari kesepakatan karena investor diizinkan memperoleh kendali atas operasi TikTok di AS dari ByteDance.
Pembayaran itu berada di luar investasi yang sudah dilakukan untuk membentuk entitas baru yang akan mengoperasikan aplikasi tersebut di AS.
Para investor seperti Oracle, Silver Lake, perusahaan investasi Abu Dhabi MGX, serta pendukung lainnya membayar sekitar USD2,5 miliar kepada Departemen Keuangan AS saat kesepakatan ditutup. Mereka juga akan melakukan sejumlah pembayaran lanjutan hingga totalnya mencapai USD10 miliar.
TikTok dan White House tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.
Pejabat pemerintahan menyatakan biaya tersebut wajar, dengan menyebut peran Trump dalam menyelamatkan operasi TikTok di AS serta memimpin negosiasi dengan China untuk menyelesaikan kesepakatan tersebut sambil menanggapi kekhawatiran para anggota parlemen terkait keamanan nasional.
Awal bulan ini, Donald Trump dan Jaksa Agung AS Pam Bondi digugat oleh investor ritel di dua pesaing media sosial TikTok.
Gugatan itu bertujuan membatalkan persetujuan presiden AS terhadap kesepakatan yang dibuat oleh ByteDance untuk membentuk perusahaan patungan yang mayoritas dimiliki pihak AS.
(NIA DEVIYANA)