Pendapatan Produsen Chip AMD Melonjak 45 Persen pada Kuartal III-2026, Tembus Rp243 Triliun
Produsen chip AMD merilis laporan keuangan untuk kuartal III-2026, di mana pendapatan maupun laba melampaui ekspektasi Wall Street.
IDXChannel - Produsen chip AMD merilis laporan keuangan untuk kuartal III-2026, di mana pendapatan maupun laba melampaui ekspektasi Wall Street.
Dilansir dari Investing pada Rabu (4/11/2026), penjualan di segmen pusat data kecerdasan buatan (AI) meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama setahun sebelumnya.
Pendapatan kuartalan AMD mencapai USD13,38 miliar (Rp243 triliun), naik 45 persen secara tahunan dan melampaui estimasi analis sebesar USD13,09 miliar.
Laba per saham yang disesuaikan tercatat sebesar USD2,09, juga mengungguli ekspektasi pasar sebesar USD1,95.
Pendapatan dari segmen pusat data mencapai USD8,55 miliar, naik 97 persen secara tahunan.
Pendapatan dari segmen pusat data mencatatkan rekor tertinggi dan melampaui estimasi analis sebesar USD8,2 miliar.
Kontribusi bisnis pusat data terhadap total pendapatan perusahaan telah meningkat menjadi 64 persen, naik dari 47 persen pada tahun sebelumnya, yang menjadikannya mesin pertumbuhan utama bagi AMD.
Dalam sesi pembahasan laporan keuangan, Ketua sekaligus CEO AMD, Lisa Su, menyatakan bahwa ia kini lebih optimistis terhadap prospek jangka panjang perusahaan dibandingkan tiga bulan lalu.
Ia memperkirakan total pendapatan perusahaan akan tumbuh lebih dari 80 persen tahun depan, di atas estimasi Wall Street yang berkisar antara 75 persen hingga 77 persen.
Pendapatan dari segmen pusat data berpotensi meningkat lebih dari dua kali lipat dan menyumbang hingga 80 persen dari total pendapatan, sekaligus menjadi penggerak utama bagi pertumbuhan pendapatan dan laba perusahaan.
Hal ini mendorong kenaikan harga saham AMD hingga 9,0 persen dalam perdagangan setelah jam bursa, dan memberikan sentimen positif bagi saham-saham sektor chip yang sempat melemah selama beberapa sesi. (Wahyu Dwi Anggoro)