Technology

Raksasa Otomotif Stellantis Catat Rugi Rp440 Triliun pada 2025

Wahyu Dwi Anggoro 27/02/2026 10:15 WIB

Raksasa otomotif Stellantis melaporkan kerugian tahunan pertamanya sejak perusahaan didirikan.

Raksasa Otomotif Stellantis Catat Rugi Rp440 Triliun pada 2025. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Raksasa otomotif Stellantis melaporkan kerugian tahunan pertamanya sejak perusahaan didirikan.

Dilansir dari Detroit Free Press pada Jumat (27/2/2026), produsen mobil tersebut membukukan kerugian bersih sebesar USD26,3 miliar atau sekitar Rp440 triliun pada 2025.

Berdiri pada 2021, Stellantis metupakan hasil merger antara PSA Group dari Prancis dan Fiat Chrysler Automobiles asal Italia-Amerika Serikat (AS).

Stellantis membawahi 14 merek mobil, termasuk Chrysler, Jeep, Opel, Citroen, Peugeot, dan Fiat.

CEO Stellantis, Antonio Filosa, menyebut pasar kendaraan listrik (EV) yang buruk sebagai alasan perusahaan mengalami kerugian besar pada 2025.

"Hasil tahun penuh 2025 kami mencerminkan biaya dari perkiraan yang terlalu optimistis terkait laju transisi energi," kata Filosa dalam  siaran pers.

"Kami perlu untuk mengatur ulang bisnis kami," kata Filosa dalam siaran pers yang dikeluarkan bersamaan dengan data keuangan tersebut.

Filosa mengambil alih Stellantis pada pertengahan 2025, menggantikan Carlos Tavares yang mengundurkan diri pada 2024 setelah bertahun-tahun kinerja perusahaan yang buruk.

Sepanjang tahun lalu, perusahaan mengumumkan akan menghentikan pengembangan produk elektrifikasi seperti truk pikap EV Ram 1500 dan baru-baru ini menghentikan produksi kendaraan plugin hybrid di semua merek dagang di Amerika Utara. (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE