Technology

Roblox Patuhi PP Tunas, Batasi Fitur Chat dan Terapkan Klasifikasi Game Sesuai Usia

Niko Prayoga 01/05/2026 16:56 WIB

Roblox secara resmi menyatakan kepatuhannya pada PP Tunas dan mulai memberlakukan pembatasan fitur untuk pengguna di bawah usia 16 tahun dan 13 tahun.

Roblox Patuhi PP Tunas, Batasi Fitur Chat dan Terapkan Klasifikasi Game Sesuai Usia. (Foto: Komdigi)

IDXChannel—Platform permainan global Roblox secara resmi telah menyatakan komitmennya untuk mematuhi Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).

Hal itu diungkapkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital pada Kamis (30/4/2026). 

Ia mengungkapkan bahwa kesepakatan ini tercapai setelah melalui proses diskusi yang intensif mengingat karakteristik platform tersebut yang merupakan sebuah permainan.

“Jadi, yang ingin kami sampaikan adalah bahwa hari ini Roblox menyampaikan komitmen kepatuhan kepada Komdigi, dan ini sebetulnya sudah dalam pembicaraan yang bolak-balik, cukup panjang. Cukup banyak detail-detail yang harus kita bicarakan sebelum kemudian menilai bahwa ini kita anggap sebagai compliance atau kepatuhan terhadap PP Tunas," ujar Meutya.

Beberapa bentuk kepatuhan itu di antaranya adalah dengan memberlakukan sistem verifikasi usia yang ketat bagi puluhan juta pengguna di bawah 16 tahun. Hal ini menjadi langkah krusial mengingat ada 23 juta pemain Roblox yang merupakan anak-anak di Indonesia.

“Kami apresiasi Roblox yang sudah menyampaikan komitmen kepatuhan, di mana Roblox sudah memulai untuk melakukan age verification atau verifikasi usia terhadap seluruh user-nya. User di bawah 16 tahun di Indonesia, tadi disampaikan oleh mereka, estimasinya ada 23 juta pemain, dengan kurang lebih total pemain 45 juta di Indonesia saja,” jelas dia.

Selain itu, fitur komunikasi bagi pengguna atau aku yang berusia di bawah 16 tahun juga akan dimatikan secara otomatis. Sehingga, anak-anak tidak bisa berkomunikasi dengan orang tidak dikenal.

“Dari age verification itu, diwajibkan melakukan verifikasi. Jika tidak, maka chat atau fitur komunikasi langsung dimatikan. Termasuk ada kemungkinan orang di atas 16 tahun tidak melakukan verifikasi wajah, dia juga otomatis akan dimatikan fitur komunikasinya,” ucap Meutya.

Roblox Terapkan Klasifikasi Game untuk User di Bawah 16 Tahun dan 13 Tahun

Lebih lanjut, Meutya menuturkan bahwa Roblox juga saat ini menerapkan pembatasan permainan bagi akun dengan pengguna di bawah 16 tahun atau 13 tahun. Ia menambahkan bahwa langkah tersebut diambil untuk memenuhi elemen keamanan dalam regulasi yang ada.

“Fitur lainnya adalah pembatasan games sesuai klasifikasi usia. Game yang bisa dilihat oleh di bawah 13 tahun akan berbeda dengan yang dilihat oleh 16 tahun ke bawah, dan oleh 16 tahun ke atas. Jadi tadi kita memenuhi dua unsur yang satu, kalau di PP Tunas itu ada komunikasi, tidak boleh ada komunikasi dengan orang tak dikenal, yang kedua adalah konten," tutur dia.

Di sisi lain, kepatuhan Roblox terhadap PP Tunas juga tidak hanya ditunjukkan dengan adanya fitur verifikasi wajah dan pembatasan komunikasi dengan orang tidak dikenal. Namun, Roblox juga sudah menerapkan screen time yang bisa diatur oleh orang tua dalam akun anak.

"Nah, untuk menjawab aturan PP Tunas mengenai adiksi, maka sekarang, per hari ini juga sudah ada screen time, jadi diatur oleh orang tua, sehingga orang tua yang menyaksikan press conference ini juga sudah bisa mulai mengatur waktu atau jam bagi anak-anak memainkan games termasuk Roblox," beber Meutya.

Sementara itu, VP Global Head of Public Policy Roblox, Nicky Jackson, mengungkapkan bahwa selain berbagai fitur yang dijelaskan Menkomdigi di atas, Roblox juga berupaya mematuhi PP Tunas dengan menghadirkan dua akun. Yaitu akun Roblox Kids dan Roblox Select di Indonesia.

“Roblox meluncurkan Roblox Kids dan Roblox Select di Indonesia. Ini adalah jenis akun berbasis usia untuk pengguna di bawah 16 tahun, yang akan disesuaikan secara khusus untuk Indonesia guna memenuhi PP Tunas sepen…

SHARE