Technology

Samsung dan Telkom (TLKM) Jajaki Kerja Sama Pengembangan Solusi Digital untuk Bisnis

Rahmat Fiansyah 09/10/2026 14:15 WIB

PT Samsung Electronics Indonesia dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menjajaki pengembangan solusi digital terintegrasi bagi pelanggan bisnis.

PT Samsung Electronics Indonesia dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menjajaki pengembangan solusi digital bagi pelanggan bisnis. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Samsung Electronics Indonesia dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menjajaki pengembangan solusi digital terintegrasi bagi pelanggan bisnis di Indonesia. Kolaborasi ini mencakup perangkat, keamanan, kecerdasan buatan (AI), dan Internet of Things (IoT), yang dipadukan dengan konektivitas serta infrastruktur digital TelkomGroup.

Penjajakan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang berlaku selama satu tahun. Kedua perusahaan akan memetakan kebutuhan pelanggan, menjalankan uji coba konsep (proof of concept/PoC), serta menyiapkan penawaran dan pemasaran bersama.

MoU tersebut ditandatangani oleh Vice President Director Samsung Electronics Indonesia, Lee Hun dan VP Global Strategic Partnership & Synergy Telkom, Arfianto Ramadhian. Kolaborasi ini menyasar kebutuhan perusahaan dalam menjalankan transformasi digital, terutama integrasi perangkat kerja, keamanan, konektivitas, dan layanan komputasi awan (cloud). Solusi yang dijajaki ditujukan bagi berbagai sektor, mulai dari manufaktur, pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga jasa keuangan.

Head of MX Business Samsung Electronics Indonesia, Yadi Prayitno, mengatakan perusahaan membutuhkan ekosistem teknologi yang mampu menghubungkan perangkat, konektivitas, keamanan, dan layanan digital dalam satu solusi sesuai kebutuhan bisnis. Samsung akan menjajaki pemanfaatan berbagai teknologi enterprise, termasuk Galaxy Enterprise Edition, perangkat tangguh (rugged devices), Samsung Knox, Samsung DeX, Galaxy AI, dan IoT untuk mendukung kebutuhan operasional perusahaan.

"Bersama TelkomGroup, kami ingin mengeksplorasi bagaimana kapabilitas tersebut dapat diintegrasikan menjadi solusi end-to-end yang menjawab kebutuhan operasional nyata perusahaan di Indonesia,” ujar Yadi dalam keterangan resmi, Jumat (9/10/2026).

Sementara itu, VP Global Strategic Partnership & Synergy Telkom, Arfianto Ramadhian menambahkan, pelanggan korporasi membutuhkan solusi terintegrasi, bukan sekadar produk yang berdiri sendiri. Melalui kolaborasi ini, Telkom menjajaki integrasi perangkat dan teknologi Samsung dengan portofolio konektivitas, infrastruktur, serta layanan digital TelkomGroup.

Menurut dia, kedua perusahaan akan menguji sejumlah kebutuhan prioritas bersama pelanggan agar solusi yang dikembangkan dapat menjawab tantangan operasional di lapangan.

"MoU ini adalah titik awal. Langkah berikutnya adalah menguji use case prioritas bersama pelanggan, sehingga kolaborasi ini benar-benar menjawab kebutuhan nyata di lapangan," katanya.

Dalam tahap awal, terdapat sejumlah area yang menjadi fokus penjajakan. Salah satunya digitalisasi pekerja lapangan melalui perangkat tangguh yang aman dan terkelola, dengan dukungan konektivitas TelkomGroup. Kedua perusahaan juga menjajaki pengelolaan perangkat dalam skala besar melalui Galaxy Enterprise Edition dan Samsung Knox, serta penerapan IoT untuk mendukung operasional terhubung, termasuk sistem pengawasan dan kontrol akses.

Selain itu, teknologi Galaxy AI dan Samsung DeX berpotensi dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas karyawan. Integrasi layar pintar (smart display) dan layar digital (digital display) dengan konektivitas serta layanan digital juga masuk dalam ruang lingkup penjajakan.

Dalam pelaksanaannya, Samsung akan mendukung pengembangan solusi melalui penyediaan informasi dan materi teknis, pelatihan, demonstrasi produk, uji coba konsep, serta kegiatan pemasaran. Telkom akan mengidentifikasi peluang kolaborasi dan melibatkan mitra pihak ketiga yang relevan untuk mendukung penawaran solusi, penjualan bersama (co-selling), dan dukungan penjualan.

Kedua perusahaan juga akan menjajaki strategi pemasaran dan penawaran bersama dengan memanfaatkan teknologi Samsung serta jangkauan pelanggan korporasi TelkomGroup di seluruh Indonesia. Adapun ruang lingkup akhir solusi dan skema komersialnya akan ditentukan berdasarkan kebutuhan pelanggan dan hasil penjajakan, kemudian dituangkan dalam perjanjian terpisah.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE