IDXChannel - Bank Indonesia (BI) menyebut volume transaksi melalui internet dan aplikasi mobile masing-masing tumbuh 9,39 persen (yoy) dan 24,25 persen (yoy), termasuk transaksi QRIS yang terus tumbuh tinggi mencapai 82,42 persen (yoy), didukung peningkatan jumlah pengguna dan merchant.
"Dari sisi infrastruktur, volume transaksi ritel melalui BI-FAST mencapai 546 juta transaksi atau tumbuh 31,62 persen (yoy) dengan nilai transaksi mencapai Rp1.355 triliun," tutur Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti dalam konferensi pers pengumuman hasil RDG BI Bulan Agustus 2026 di Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Sementara itu, volume transaksi nilai besar melalui BI-RTGS tercatat sebanyak 0,99 juta transaksi atau tumbuh 3,12 persen (yoy), dengan nominal transaksi BI-RTGS tumbuh 1,54 persen (yoy) mencapai Rp20.097 triliun.
Dari sisi pengelolaan uang Rupiah, Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) tumbuh 15,10 persen (yoy) menjadi Rp1.314 triliun. Ke depan, Bank Indonesia juga terus menjaga ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang layak edar di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), termasuk daerah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T).
(kunthi fahmar sandy)