IDXChannel - Presiden Federal Reserve (The Fed) Cleveland, Beth Hammack, merasa masih ada banyak waktu untuk memutuskan langkah selanjutnya terkait kebijakan suku bunga.
Dilansir dari Investing pada Sabtu (3/10/2026), dia mengatakan bahwa laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) terbaru sesuai dengan tren akhir-akhir ini.
Pada September, perekrutan hanya meningkat sebanyak 29.000 orang, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 4,2 persen.
"Rata-rata, apa yang telah kita lihat selama 12 bulan terakhir adalah 41.000 pekerjaan baru yang diciptakan setiap bulan. Itu sebagian besar sejalan dengan perkiraan saya tentang titik impas untuk sektor tersebut, yang artinya menunjukkan tren stabilitas untuk sektor perekrutan," kata Hammack dalam wawancara dengan PBS.
"Kita masih akan memiliki banyak informasi sebelum pertemuan kita di akhir bulan, jadi masih ada banyak waktu untuk membuat keputusan tentang sikap kebijakan yang tepat untuk memastikan kita memenuhi kedua sisi mandat kita," katanya.
Minggu ini, sejumlah pejabat penting The Fed mengatakan bank sentral itu memiliki banyak waktu untuk mempertimbangkan data sebelum menaikkan suku bunga lagi.
Bulan lalu, The Fed menaikkan target suku bunganya sebesar seperempat poin persentase, menjadi antara 3,75 perswn dan 4,00 persen, kenaikan pertama dalam tiga tahun.
Komentar dari para pejabat minggu ini mengindikasikan bahwa kemungkinan tidak akan ada perubahan suku bunga pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang dijadwalkan pada 27-28 Oktober. (Wahyu Dwi Anggoro)