sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pertamina Bukukan Laba Bersih Rp55,2 triliun pada 2025

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
24/06/2026 19:23 WIB
PT Pertamina (Persero) mencatat kinerja positif sepanjang tahun lalu dengan membukukan laba bersih USD3,32 miliar atau Rp55,2 triliun.
PT Pertamina (Persero) mencatat kinerja positif sepanjang tahun lalu dengan membukukan laba bersih USD3,32 miliar atau Rp55,2 triliun. (Foto: Ist)
PT Pertamina (Persero) mencatat kinerja positif sepanjang tahun lalu dengan membukukan laba bersih USD3,32 miliar atau Rp55,2 triliun. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Pertamina (Persero) mencatat kinerja positif sepanjang tahun lalu. Perusahaan BUMN migas itu membukukan laba bersih sebesar USD3,35 miliar atau setara dengan Rp55,2 triliun pada 2025.

Capaian tersebut meningkat 7 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar USD3,13 miliar. Sementara itu, pendapatan Pertamina menembus USD70,89 miliar atau setara Rp1.167,99 triliun dengan EBITDA sebesar USD11,43 miliar atau setara Rp188,33 triliun.

Secara operasional, Pertamina menjaga produksi migas di sektor hulu di atas 1 juta barel setara minyak per hari (BOEPD), sedangkan sektor pengolahan mencatat Yield Valuable Product sebesar 83,7 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini mencerminkan kemampuan kilang dalam mengoptimalkan produksi produk bernilai tinggi. Sepanjang 2025, kilang Pertamina juga mengolah volume intake mencapai 333 juta barel.

Di sektor hilir, kilang Pertamina memasok 70 persen kebutuhan BBM nasional untuk mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian Indonesia. Sementara itu, bisnis gas menunjukkan kinerja positif dengan volume transmisi gas mencapai 587 BSCF atau tumbuh 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, serta volume niaga gas terjaga di 305 juta MMBTU. 

Di bidang logistik maritim, volume kargo domestik dan internasional yang diangkut mencapai 172 juta KL. Pertamina juga terus memperkuat transisi energi melalui pengembangan energi baru dan terbarukan. Sepanjang 2025, produksi listrik mencapai 8.711 GWh atau meningkat 3 persen dari tahun sebelumnya. 

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri mengatakan, Pertamina juga menjalankan berbagai program dekarbonisasi di seluruh lini bisnis yang berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 2,27 juta ton CO2e sepanjang 2025. 

"Secara keseluruhan, capaian tahun buku 2025 menunjukkan bahwa Pertamina tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga mendorong transisi menuju energi yang lebih rendah karbon," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (24/6/2026). 

Sementara itu, Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, menyampaikan apresiasi kepada para pemegang saham atas dukungan yang diberikan sepanjang tahun 2025. 

Dia juga menyampaikan penghargaan atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi jajaran Dewan Komisaris, Dewan Direksi, serta seluruh Perwira Pertamina dalam menjaga kinerja dan keberlanjutan perusahaan.

"Keputusan yang telah diambil dalam RUPS menjadi langkah penting bagi perjalanan Perseroan ke depan. Semoga hasil keputusan tersebut dapat membawa Pertamina meraih kinerja dan prestasi yang semakin baik di masa mendatang," ujar Iriawan.

Selain mencatatkan kinerja keuangan yang positif, Pertamina juga memberikan kontribusi kepada negara sebesar Rp360,76 triliun melalui pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan dividen. Selain itu, Perseroan merealisasikan investasi di dalam negeri sekitar USD5,9 miliar atau setara Rp97,20 triliun serta mencatat Penyerapan Belanja Produk Dalam Negeri (PDN) sebesar Rp531,5 triliun yang turut memberikan dampak berganda bagi perekonomian nasional.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement