AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Tingkat Kepatuhan Protokol Kesehatan Masyarakat Indonesia Kini Tunjukkan Hasil Memuaskan

ECONOMICS
Rizky Pradita Ananda
Sabtu, 16 Oktober 2021 08:25 WIB
Pandemi Covid-19 mengajarkan umat manusia betapa pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan diri, salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan.
Tingkat Kepatuhan Protokol Kesehatan Masyarakat Indonesia Kini Tunjukkan Hasil Memuaskan
Tingkat Kepatuhan Protokol Kesehatan Masyarakat Indonesia Kini Tunjukkan Hasil Memuaskan

IDXChannel - Pandemi Covid-19 mengajarkan umat manusia betapa pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan diri, salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan.

Seperti dipaparkan leh dokter Reisa Broto Asmoro, Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, jika dilihat dari data statistik, masyarakat Indonesia bisa dibilang punya kepatuhan cukup tinggi akan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

“Angka kepatuhan memakai masker menunjukkan angka lebih dari 93 persen, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan di atas 91 persen, dan praktik cuci tangan pakai sabun serta air (CTPS) naik ke rata-rata 60 persen populasi,” jelas dokter Reisa, ketika siaran langsung keterangan pers, Jumat (15/10/2021) di akun chanel Youtube Sekretariat Presiden.

Catatan data di atas, jadi hasil yang menggembirakan tentunya. Terutama pada aspek kebiasaan mencuci tangan memakai sabun dan air. Pasalnya, tiga tahun lalu data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan masyarakat Indonesia tidak terbiasa mencuci tangan.

“Data BPS tahun 2018 melaporkan proporsi populasi yang punya kebiasaan CTPS menurut wilayah Kab/Kota di Indonesia itu masih di bawah 50 persen. Artinya, 1 dari 2 orang Indonesia tidak membiasakan mencuci tangan atau tidak cuci tangan dengan benar. Setelah pandemi, praktik cuci tangan naik ke rata-rata 60 persen, 6 dari 10 orang melakukan CTPS dengan benar,” tutup dr. Reisa. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD