sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

ReIndo Syariah Luncurkan Logo Baru

Foto editor Kontributor IDX Channel
27/06/2024 18:41 WIB
PT Reasuransi Syariah Indonesia (ReIndo Syariah) melakukan rebranding dengan meluncurkan logo baru perusahaan.

IDXChannel - PT Reasuransi Syariah Indonesia (ReIndo Syariah) melakukan rebranding dengan meluncurkan logo baru perusahaan. Logo tersebut menjadi lambang konsistensi ReIndo Syariah sebagai perusahaan reasuransi syariah full fledged satu-satunya di Indonesia.

Peluncuran logo baru dilangsungkan pada Kamis, 27 Juni 2024 di Jakarta, dengan mengusung tema "The Future of Sharia Insurance: Value Creation to Boost Sharia Market".
 
Langkah ini sejalan dengan visi ReIndo Syariah untuk menjadi reasuradur syariah terdepan, terkuat dan terpercaya bagi industri asuransi syariah nasional dengan kiprah regional.
 
Direktur Utama ReIndo Syariah, Tati Febriyanti, menyampaikan acara ini membawa harapan peningkatan kinerja perusahaan seiring dinamika yang terjadi di skala nasional maupun global serta menginisiasi potensi kerja sama bisnis di masa depan.
 
Logo baru Reindo Syariah memiliki makna kepedulian, saling menolong, rasa aman, perlindungan serta percepatan pertumbuhan industri asuransi syariah sesuai dengan harapan dari pemangku kepentingan perusahaan. Warna biru melambangkan sinergitas Reindo Syariah dengan induk perusahaan, sementara warna hijau melambangkan kesan ramah dan amanah.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang hadir pada acara tersebut berharap ReIndo Syariah bisa meningkatkan literasi, digitalisasi, dan inovasi. Salah satunya melalui rebranding, yang diyakini ReIndo Syariah dapat terus tumbuh dan memacu perkembangan industri asuransi syariah di Indonesia.
 
ReIndo Syariah juga mengadakan acara ReIndo Syariah Conference 2024 dengan menghadirkan narasumber dari para pelaku industri asuransi syariah dan juga Founder Rumah Perubahan sekaligus Guru Besar FEBUI Rhenald Kasali yang memaparkan tentang "Unlocking The Sharia Market Ecosystem".
 
Dalam presentasinya, Rhenald menyebut data dan teknologi menjadi faktor penting dalam pengembangan bisnis asuransi syariah.
 

Berita Rekomendasi

Berita Terkait
Advertisement
Advertisement