AALI
9900
ABBA
410
ABDA
0
ABMM
1575
ACES
1265
ACST
240
ACST-R
0
ADES
3010
ADHI
1065
ADMF
7825
ADMG
199
ADRO
1940
AGAR
328
AGII
1510
AGRO
2240
AGRO-R
0
AGRS
187
AHAP
72
AIMS
432
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1085
AKRA
4310
AKSI
398
ALDO
865
ALKA
238
ALMI
246
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/12/09 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.21
0.09%
+0.47
IHSG
6615.87
0.18%
+12.07
LQ45
945.89
0.03%
+0.30
HSI
24234.29
0.99%
+237.42
N225
28775.38
-0.3%
-85.24
NYSE
16899.92
0.28%
+46.35
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,345
Emas
823,698 / gram

Sisir Kampung Nelayan, Mahasiswa UMSurabaya Sosialisasi Bahaya Covid-19

FOTO
Ali Masduki
Selasa, 15 Juni 2021 13:31 WIB
Mahasiswa yang terlibat dalam aksi ini rata-rata merupakan mahasiswa FIK yang berasal dari Madura dan mereka memilih tetap menetap di Surabaya.
Sosialisasi bahaya Covid-19 di perkampungan nelayan Kenjeran Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/6/2021).
Sosialisasi bahaya Covid-19 di perkampungan nelayan Kenjeran Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/6/2021).
Sosialisasi bahaya Covid-19 di perkampungan nelayan Kenjeran Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/6/2021). Sosialisasi bahaya Covid-19 di perkampungan nelayan Kenjeran Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/6/2021). Sosialisasi bahaya Covid-19 di perkampungan nelayan Kenjeran Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/6/2021). Sosialisasi bahaya Covid-19 di perkampungan nelayan Kenjeran Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/6/2021). Sosialisasi bahaya Covid-19 di perkampungan nelayan Kenjeran Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/6/2021).

IDXChannel - Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surabaya membagikan masker dan handsanitizer ketika sosialisasi bahaya Covid-19 di perkampungan nelayan Kenjeran Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/6/2021). 

Kegiatan yang disertai dengan poster edukatif berbahasa Madura, edukasi video bahaya dan cara pencegahan Covid-19, serta pembagian 1000 masker dan handsanitizer tersebut untuk mengajak masyarakat pesisir taat protokol kesehatan, menyusul melonjaknya kasus Covid-19 di Madura.

Mahasiswa yang terlibat dalam aksi ini rata-rata merupakan mahasiswa FIK yang berasal dari Madura dan mereka memilih tetap menetap di Surabaya. Mereka berharap agar kasus Covid-19 dapat segera teratasi dan Indonesia dapat kembali sehat. Pada aksi tersebut, terdapat mahasiswa FIK UMSurabaya yang berperan menjadi Sakera yang merupakan tokoh pejuang Madura yang berjasa melawan Belanda pada zaman penjajahan dulu. 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD