sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

AHAP Gelar Rights Issue Rp175 Miliar, Segini Harga Teoritis Sahamnya

Market news editor Desi Angriani
09/10/2026 09:03 WIB
BEI menetapkan harga teoritis saham Asuransi Harta Rp72 per saham untuk perdagangan 9 Oktober 2026, seiring pelaksanaan rights issue perseroan.
AHAP Gelar Rights Issue Rp175 Miliar, Segini Harga Teoritis Sahamnya (Foto: dok Freepik)
AHAP Gelar Rights Issue Rp175 Miliar, Segini Harga Teoritis Sahamnya (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan harga teoritis saham PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) Rp72 per saham untuk perdagangan 9 Oktober 2026, seiring pelaksanaan rights issue perseroan.

Penetapan tersebut dilakukan setelah harga saham AHAP pada akhir Cum di Pasar Reguler pada 8 Oktober 2026 berada di level Rp88 per saham.

Dalam pengumuman BEI, Kamis (8/10/2026) harga teoritis AHAP untuk menjadi pedoman tawar-menawar serta penghitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Indeks Harga Saham Individual (IHSI) secara matematis sebesar Rp72,167 per saham.

Namun, harga teoretis yang dicantumkan di Jakarta Automated Trading System (JATS) untuk Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada 9 Oktober 2026 disesuaikan dengan fraksi harga menjadi Rp72 per saham.

BEI juga menetapkan penyesuaian harga dasar saham AHAP untuk perhitungan IHSI menjadi 17.

Rights Issue AHAP

Perseroan akan menerbitkan maksimal 3,5 miliar saham baru melalui penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).

Dalam aksi tersebut, perseroan menetapkan harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp50 per saham, sehingga dana yang diperoleh mencapai Rp175 miliar.

Selain itu, pemegang saham AHAP akan mendapatkan rights dengan rasio 7:1 yang artinya setiap pemegang tujuh saham lama akan memperoleh satu HMETD yang dapat ditebus sesuai harga pelaksanaan. 

Adapun pemegang saham pengendali AHAP, PT Asuransi Central Asia (ACA) siap menyerap seluruh rights yang menjadi haknya. Berdasarkan data kepemilikan saham saat ini, ACA akan memperoleh sebanyak 2,19 miliar rights atau mewakili 62,58 persen. 

Langkah ini dilakukan melalui skema konversi seluruh pinjaman subordinasi sebesar Rp30 miliar dan sisanya Rp79,5 miliar akan dibayarkan secara tunai.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement