sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bank Sentral AS Tahan Suku Bunga The Fed di Bawah Kepemimpinan Kevin Warsh

Market news editor Kunthi Fahmar Sandy
18/06/2026 06:16 WIB
The Fed mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50 persen-3,75 persen di bawah kepemimpinan Kevin Warsh sebagai Kepala Federal Reserve.
Bank Sentral AS Tahan Suku Bunga The Fed di Bawah Kepemimpinan Kevin Warsh (FOTO:Dok Reuters)
Bank Sentral AS Tahan Suku Bunga The Fed di Bawah Kepemimpinan Kevin Warsh (FOTO:Dok Reuters)

IDXChannel - The Fed mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50 persen-3,75 persen di bawah kepemimpinan Kevin Warsh sebagai Kepala Federal Reserve.

Namun, para pembuat kebijakan memperkirakan kenaikan biaya pinjaman akhir tahun ini di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang inflasi yang berada di atas target 2 persen bank sentral AS.

Dilansir dari laman Reuters Kamis (18/6/2026), sembilan dari 19 pembuat kebijakan bank sentral sekarang percaya bahwa mereka perlu menaikkan suku bunga tahun ini, menurut proyeksi triwulanan baru.

Warsh mengkonfirmasi selama konferensi pers perdananya bahwa ia tidak menyampaikan pandangan jalur suku bunga. Namun, memperingatkan agar tidak terlalu banyak menafsirkan arah suku bunga ke depan.

Sebagai tanda awal pengaruh Warsh, pernyataan kebijakan tersebut juga menghapus semua panduan tentang pergerakan suku bunga di masa mendatang. Dokumen yang dipersingkat tersebut juga hanya menyatakan keputusan suku bunga dan menegaskan kembali niat bank sentral untuk menjaga cadangan yang cukup dalam sistem perbankan.

Warsh menyebut, panduan ke depan (forward guidance) tidak cocok untuk situasi ekonomi saat ini. "Saya tidak dapat memberikan panduan ke depan tentang apa yang akan kita lakukan selanjutnya. Kabar baiknya adalah kita akan bertemu dalam enam minggu," katanya.

Dokumen yang dipersingkat tersebut diketahui kembali ke format awal, mirip dengan yang digunakan oleh mantan Ketua Fed Alan Greenspan dan disetujui dengan suara bulat 12-0 oleh Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bank sentral.

Ia juga mengumumkan akan meluncurkan serangkaian gugus tugas yang akan meninjau secara luas operasi bank sentral, mulai dari bagaimana bank sentral berkomunikasi, menggunakan neraca keuangannya, data apa yang digunakan, serta kerangka kerjanya dalam menangani inflasi.

(kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement