sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bundamedik (BMHS) Bukukan Laba Bersih Rp12,41 Miliar di 2025

Market news editor Febrina Ratna Iskana
05/04/2026 05:00 WIB
Bundamedik (BMHS) mencatat peningkatan kinerja sepanjang tahun lalu. Emiten rumah sakit itu mampu membukukan laba bersih sebesar Rp12,41 miliar pada 2025.
Bundamedik (BMHS) Bukukan Laba Bersih Rp12,41 Miliar di 2025. (Foto: iNews Media Group)
Bundamedik (BMHS) Bukukan Laba Bersih Rp12,41 Miliar di 2025. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel – PT Bundamedik Tbk (BMHS) mencatat peningkatan kinerja sepanjang tahun lalu. Emiten rumah sakit itu mampu membukukan laba bersih sebesar Rp12,41 miliar pada 2025.

Sementara itu, pendapatan neto mencapai Rp1,61 triliun sepanjang tahun lalu. Angka tersebut naik 3,83 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,55 triliun.

Secara rinci, pendapatan sepanjang 2025 berasal dari segmen rawat inap dengan pendapatan jasa penunjang medis dan tenaga ahli Rp201,81 miliar. Disusul oleh pendapatan dari obat dan perlengkapan medis Rp144,33 miliar, kawar rawat inap Rp87,64 miliar, fasilitas rumah sakit Rp61.29 miliar, pendapatan administrasi dan lainnya Rp38,40 miliar, serta kamar operasi dan bersalin Rp38,10 miliar.

Dari segmen rawat jalan, obat dan perlengkapan medis menyumbangkan pendapatan Rp270,36 miliar. Kemudian, jasa penunjang medis dan tenaga hali sebesar Rp262,83 miliar, fasilitas rumah sakit Rp43,70 miliar, serta pendapatan administrasi dan lainnya Rp49,38 miliar.

Bundamedik tercatat meraup pendapatan terbesar dari bisnis fertilitas in vitro yang mencapai Rp520,50 miliar. Terakhir, pendapatan dari bisnis hotel sebesar Rp4,97 miliar.

Meski pendapatan naik tipis, laba tahun berjalan BMHS mencapai Rp29,67 miliar, naik 57 persen dari 2024 sebesar Rp18,89 miliar.

Sementara itu, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp12,41 miliar sepanjang 2025. Angkanya naik tipis 4 persen dari 2024 sebesar Rp11,94 miliar.

Adapun, Bundamedik menargetkan pendapatan double digit pada 2026 dengan tetap menjaga profitabilitas serta arus kas yang sehat.

Target tersebut akan dicapai melalui optimalisasi utilisasi aset eksisting, termasuk penambahan kapasitas tempat tidur secara bertahap hingga 2027, tanpa mengorbankan mutu layanan dan keselamatan pasien.

"Kami melihat 2026 sebagai momentum untuk mengonsolidasikan pertumbuhan yang sehat. Fokus BMHS adalah memaksimalkan aset yang ada, menjaga efisiensi, serta memastikan setiap langkah pengembangan memberikan nilai tambah jangka panjang, baik bagi kualitas hidup pasien maupun keberlanjutan kinerja perusahaan," kata Presiden Direktur Bundamedik Agus Heru Darjono dalam keterangan resmi yang dikutip Minggu (8/2/2026).

Agus menjelaskan, meningkatnya kompleksitas kebutuhan medis membentuk lanskap industri kesehatan yang kian menuntut kesiapan layanan tingkat lanjut dan spesialistik.

Peningkatan usia harapan hidup, tingginya prevalensi penyakit kronis, serta ekspektasi pasien terhadap penanganan yang lebih presisi dan aman mendorong kebutuhan akan layanan medis kompleks yang terintegrasi dalam satu ekosistem.

Merespons dinamika tersebut, BMHS menempatkan pengembangan layanan medis kompleks sebagai salah satu fokus strategis, melalui penguatan kapabilitas klinis serta pemanfaatan teknologi medis presisi yang dilakukan secara bertahap dan terukur.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement