IDXChannel – Rencana PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengakuisisi perusahaan tambang Australia Loyal Metals Limited memasuki tahapan penting setelah pemegang saham Loyal Metals memberikan persetujuan dengan dukungan yang sangat kuat.
Dikutip dari keterangan informasi Senin (31/8/2026), dalam Scheme Meeting yang digelar pada 20 Agustus 2026, pemegang saham Loyal Metals menyetujui skema transaksi yang akan membuat BUMI atau anak usaha yang dimiliki sepenuhnya menguasai 100 persen saham Loyal Metals.
Berdasarkan pengumuman resmi Loyal Metals, sebanyak 99,86 persen suara yang diberikan dalam rapat mendukung Scheme of Arrangement tersebut. Dari sisi jumlah pemegang saham, sebanyak 95,96 persen pemegang saham yang hadir dan memberikan suara, baik secara langsung maupun melalui proxy, attorney, atau corporate representative, juga memberikan persetujuan.
Hasil tersebut menunjukkan dukungan yang sangat dominan terhadap transaksi yang diajukan.
Melalui skema tersebut, BUMI akan mengakuisisi seluruh saham Loyal Metals dengan pembayaran tunai sebesar 0,45 dolar australia untuk setiap saham Loyal. Transaksi dilakukan melalui Scheme of Arrangement berdasarkan ketentuan Corporations Act 2001 Australia dan tetap membutuhkan pemenuhan sejumlah persyaratan sebelum dapat diimplementasikan sepenuhnya.
Persetujuan pemegang saham menjadi salah satu tahapan krusial dalam rangkaian penyelesaian transaksi. Sebelumnya, Supreme Court of Western Australia pada 10 Juli 2026 telah memberikan perintah terkait pendistribusian Scheme Booklet dan penyelenggaraan rapat pemegang saham.
Scheme Booklet kemudian didaftarkan kepada Australian Securities and Investments Commission (ASIC) pada 14 Juli dan didistribusikan kepada pemegang saham pada 15 Juli 2026.
Setelah memperoleh persetujuan pemegang saham, proses selanjutnya mengarah pada Second Court Hearing di Supreme Court of Western Australia yang dijadwalkan pada 24 Agustus 2026. Pada tahapan tersebut, Loyal Metals akan meminta persetujuan pengadilan terhadap Scheme of Arrangement sebelum transaksi dapat bergerak menuju implementasi.
Analis Yosua Zisokhi dari Sinarmas Sekuritas menilai besarnya dukungan pemegang saham Loyal Metals menjadi sinyal positif bagi probabilitas penyelesaian transaksi.
“Persetujuan hampir seluruh pemegang saham merupakan milestone penting karena mengurangi salah satu ketidakpastian utama dalam proses akuisisi. Jika tahapan pengadilan dan persyaratan lainnya dapat diselesaikan sesuai rencana, BUMI akan semakin dekat untuk mengonsolidasikan aset Loyal Metals ke dalam portofolio pertambangannya,” ujar Yosua.
Akuisisi Loyal Metals menjadi strategis karena memberikan BUMI eksposur lebih luas terhadap komoditas logam. Loyal Metals memiliki eksposur terhadap tambang tembaga-emas Highway Reward dan Big Magpie Project di Queensland, Australia. Highway Reward memiliki rekam jejak historis sebagai tambang berkadar tinggi, dengan produksi masa lalu sekitar 3,65 juta ton pada kadar tembaga 5,7 persen serta 260.000 ton pada kadar emas 4,5 gram per ton.
Potensi aset tersebut turut diperkuat oleh kegiatan eksplorasi Loyal Metals. Salah satu hasil pengeboran di Highway Reward, yakni drillhole 25HRDD003, mencatat interval mineralisasi sepanjang 179 meter dengan kadar sekitar 1,47 persen copper equivalent pada kedalaman vertikal sekitar 100 meter.
Temuan tersebut mengindikasikan potensi mineralisasi tembaga-emas-perak yang lebih luas dibandingkan area penambangan historisnya.
Yosua menambahkan, transaksi Loyal Metals perlu dilihat dalam konteks strategi diversifikasi BUMI yang lebih luas.
"BUMI secara bertahap sedang membangun sumber pertumbuhan di luar batu bara. Eksposur terhadap copper dan gold memberikan diversifikasi komoditas sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru apabila aset-aset tersebut dapat dikembangkan dan diintegrasikan secara optimal,” katanya.
Langkah tersebut melengkapi transformasi portofolio BUMI yang sebelumnya juga memperoleh eksposur terhadap komoditas logam melalui Wolfram Limited. Kinerja BUMI sendiri menunjukkan penguatan pada semester I-2026, dengan pendapatan meningkat 27,9 persen secara tahunan menjadi sekitar USD866,8 juta, laba operasional tumbuh 50,3 persen menjadi USD83,1 juta, sementara laba bersih melonjak 188,4 persen menjadi USD58,9 juta.
Dengan persetujuan pemegang saham Loyal Metals yang kini telah diperoleh, fokus pasar selanjutnya akan tertuju pada penyelesaian tahapan pengadilan dan pemenuhan persyaratan transaksi lainnya.
Apabila seluruh proses tersebut berjalan sesuai rencana, akuisisi Loyal Metals akan menjadi langkah lanjutan BUMI dalam membangun portofolio pertambangan yang semakin terdiversifikasi, dengan batu bara tetap menjadi bisnis utama sembari meningkatkan eksposur terhadap emas dan tembaga sebagai sumber pertumbuhan baru.
(kunthi fahmar sandy)