sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

DMAS Kerek Target Marketing Sales 2026 Jadi Rp2,95 Triliun, Data Center Jadi Pendorong

Market news editor Rahmat Fiansyah
16/10/2026 18:35 WIB
PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), pengembang kawasan terpadu Kota Deltamas, menaikkan target prapenjualan (marketing sales) 2026 menjadi Rp2,95 triliun.
PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), menaikkan target prapenjualan (marketing sales) 2026 menjadi Rp2,95 triliun. (Foto: Ist)
PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), menaikkan target prapenjualan (marketing sales) 2026 menjadi Rp2,95 triliun. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), pengembang kawasan terpadu Kota Deltamas, menaikkan target prapenjualan (marketing sales) 2026 menjadi Rp2,95 triliun dari sebelumnya Rp2,08 triliun. Revisi tersebut setara dengan kenaikan sekitar 42 persen dari target awal tahun, seiring prospek permintaan lahan industri, terutama untuk segmen pusat data (data center).

Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan PT Puradelta Lestari Tbk, Tondy Suwanto, mengatakan revisi target tersebut dilakukan setelah perseroan mengevaluasi perkembangan penjualan lahan industri dan prospek permintaan hingga melewati semester I 2026. Perseroan juga mempertimbangkan potensi dari sejumlah calon konsumen yang masuk dalam daftar prospek penjualan (pipeline).

Menurut Tondy, peningkatan target prapenjualan mencerminkan optimisme perseroan terhadap permintaan lahan industri, yang selama ini menjadi kontributor utama bisnis DMAS. Segmen pusat data menjadi salah satu pendorong utama seiring kebutuhan terhadap kawasan industri yang didukung fasilitas dan infrastruktur memadai.

“Kenaikan target prapenjualan 2026 ini mencerminkan tingkat kepercayaan diri kami sehubungan adanya fasilitas dan infrastruktur kelas dunia yang kami tawarkan sehingga meningkatnya permintaan lahan industri, khususnya pada segmen data center,” ujar Tondy dalam keterangan resmi, Jumat (16/10/2026).

DMAS optimistis target prapenjualan yang telah direvisi tersebut dapat tercapai hingga akhir tahun. Perseroan menilai prospek penjualan lahan industri masih kuat, terutama dengan adanya permintaan dari pelaku usaha yang membutuhkan lokasi dan infrastruktur untuk menunjang kegiatan operasional mereka.

“Kami yakin revisi naik pada target prapenjualan 2026 ini dapat dicapai dengan baik hingga akhir tahun,” kata Tondy.

Selain mengembangkan kawasan industri, DMAS terus mengembangkan segmen hunian dan komersial di Kota Deltamas. Pengembangan kawasan terpadu tersebut diarahkan untuk mendukung aktivitas bisnis sekaligus menyediakan fasilitas penunjang bagi penghuni dan pelaku usaha.

Perseroan berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kepada konsumen serta mengembangkan Kota Deltamas sebagai kawasan modern terpadu yang ramah lingkungan dan pusat regional di timur Jakarta. Melalui strategi tersebut, DMAS berharap dapat menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement