AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

IHSG Diprediksi Tertekan Sepanjang Hari, Potensi Kenaikan BI Rate Makin Terlihat

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Kamis, 22 September 2022 10:00 WIB
Potensi kenaikan 25 bps di Bank Indonesia sangat dibuktikan sekali, karena sekarang antara suku bunga The Fed dan BI semakin tipis.
IHSG Diprediksi Tertekan Sepanjang Hari, Potensi Kenaikan BI Rate Makin Terlihat (FOTO:MNC Media)
IHSG Diprediksi Tertekan Sepanjang Hari, Potensi Kenaikan BI Rate Makin Terlihat (FOTO:MNC Media)


IDXChannel - Wall Street anjlok menyusul kenaikan suku bunga The Fed sebesar 75 basis poin. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jelas terdampak bahkan diprediksi bakal tertekan dalam perdagangan hari ini.

Head of Research FAC Sekuritas, Wisnu Prambudi Wibowo mengatakan, IHSG cenderung tertekan karena ekspektasi melihat pertumbuhan ekonomi Amerika diperbaiki oleh The Fed sebesar 0,2%.

"Kalau kita lihat artinya ketika suku bunga cenderung tinggi di negara maju biasanya itu terjadi capital outflow, nah ini khawatirnya di market kita terjadi capital outflow dan kemarin net sell Rp900 miliar lebih hingga kami khawatirkan berlanjut hari ini," ujar Wisnu dalam segmen Market Buzz Power Breakfast IDX, Kamis (22/9/2022).

Menurut Wisnu, peluang kenaikan suku bunga oleh The Fed hingga akhir tahun masih akan terbuka. FAC Sekuritas memprediksi hingga akhir tahun suku bunga The Fed bertambah 4-4,25 basis poin.

"Jadi kami melihat untuk emerging market itu punya potensi capital outflow, menariknya di Indonesia secara perdagangan, Rupiah, inflasi masih cenderung stabil, ini hal yang menarik untuk market Indonesia," jelas Wisnu.

Potensi kenaikan 25 bps di Bank Indonesia sangat dibuktikan sekali, karena sekarang antara suku bunga The Fed dan BI semakin tipis.

Adapun inflasi di bulan September outlooknya akan semakin naik seiring dengan naiknya harga BBM yang terjadi sebelumnya. Kontribusi transportasi kepada inflasi 21% sehingga mau tidak mau, lanjut Wisnu, untuk mengendalikan inflasi BI harus menaikkan suku bunga minimal 25 basis poin.

Saham-saham pilihan dari FAC Sekuritas antara lain:
BJTM 690 - 750 TRD BUY
TBLA 725 - 775 TRD BUY
ANTM 2040 - 2150 TRD BUY
INTP 9900 - 10350 TRD BUY



(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD