sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

IHSG Melesat 2 Persen, Reli 5 Hari Berturut-turut

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
14/04/2026 10:57 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat sekitar 2 persen pada perdagangan Selasa (14/4/2026).
IHSG Melesat 2 Persen, Reli 5 Hari Berturut-turut. (Foto: MNC Media)
IHSG Melesat 2 Persen, Reli 5 Hari Berturut-turut. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat sekitar 2 persen pada perdagangan Selasa (14/4/2026), memperpanjang reli menjadi lima hari berturut-turut di tengah meredanya tekanan global dan menguatnya sentimen domestik.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 10.48 WIB, IHSG meningkat 2,17 persen ke level 7.663,07. Nilai transaksi mencapai Rp10,51 triliun dan volume perdagangan 20,91 miliar saham.

Sebanyak 545 saham menguat, 149 saham melemah, dan 265 sisanya stagnan.

Kenaikan indeks belakangan ini lebih banyak ditopang oleh saham big cap konglomerat, terutama Grup Barito milik Prajogo Pangestu, dan diikuti bank-bank besar.

Dengan ini, dalam sepekan IHSG melonjak 9,74 persen.

BRI Danareksa Sekuritas menilai, pada Selasa (14/4/2026) pasar mulai lebih adaptif menghadapi dinamika global, meski ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih berlangsung.

“Pelaku pasar menilai bahwa ketidakpastian yang berulang membuat dampak sentimen eksternal cenderung lebih terbatas dibanding periode sebelumnya,” tulis BRI Danareksa.

Dari dalam negeri, keputusan indesk global FTSE yang mempertahankan status Indonesia dinilai menjadi katalis positif, terutama bagi saham-saham konglomerasi.

Ke depan, perhatian investor akan tertuju pada keputusan MSCI pada Mei mendatang, atau paling cepat akhir April. yang berpotensi memengaruhi arah aliran dana asing.

Dengan kombinasi sentimen tersebut, IHSG pada pekan ini diperkirakan bergerak menguat dengan level support di 7.300-7.400 dan resistance di kisaran 7.585-7.700. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement