IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir naik 0,84 persen ke 6.674,95 poin pada penutupan sesi I perdagangan Selasa (8/9/2026). Saham-saham energi menjadi salah satu sektor yang mendongkrak indeks naik hampir 1 persen.
Hingga pukul 12.00 WIB, nilai transaksi perdagangan mencapai Rp7,75 triliun. Sebanyak 219,23 juta lot saham diperdagangkan dengan frekuensi sekitar 1,34 juta kali.
Sejalan dengan kenaikan IHSG, subindeks IDX30 dan LQ45 juga meningkat masing-masing 0,70 persen dan 0,91 persen. Indeks ISSI dan JII juga kompak naik masing-masing 0,81 persen dan 1,11 persen.
Secara sektoral, sektor industrial dan energi memimpin kenaikan masing-masing 1,26 persen dan 1,23 persen. Kenaikan sektor industrial dipimpin oleh saham PT United Tractors Tbk (UNTR), sedangkan energi ditopang oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Selain saham BUMI yang naik 2,73 persen ke Rp226, saham energi yang menguat lainnya di antaranya PT Medco Energi International Tbk (MEDC) yang melonjak 3,70 persen ke Rp1.540 dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) yang menguat 4,76 persen ke Rp1.430. Kenaikan saham-saham energi seiring harga minyak mentah dunia yang masih tinggi.
Sementara itu, saham-saham yang menempati posisi top gainers di antaranya PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) naik 34,62 persen ke Rp70, PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) naik 26,73 persen ke Rp128, dan PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) naik 25,00 persen ke Rp850.
Adapun saham-saham yang melemah dan menempati jajaran top losers hingga siang ini yakni PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) anjlok 10,53 persen ke Rp204, PT PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) melemah 10,00 persen ke Rp810, dan PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) turun 9,81 persen ke Rp478.
(Rahmat Fiansyah)