IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di level 6.158,78 poin, turun 0,55 persen pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (7/10/2026). Saham-saham "konglo" mulai dari Barito Group hingga Bakrie Group melemah.
Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) bagian dari Barito Group turun 0,85 persen ke Rp1.750. Begitu juga dengan saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang terkoreksi 1,35 persen ke Rp1.460.
Saham Bakrie Group juga ikut tertekan. Di antaranya saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) turun 3,70 persen ke Rp1.040 dan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang melemah 1,19 persen ke Rp182.
Pergerakan saham-saham konglo ikut memicu volatilitas pada IHSG yang bergerak dalam rentang 6.146-6.214 poin. Indeks bergerak di dua zona setelah dibuka di level 6.210 poin.
Hingga jeda siang, sebanyak 212 juta lot saham diperdagangkan dengan frekuensi 898 ribu kali. Adapun nilai transaksi yang tercatat di pasar reguler mencapai Rp4,77 triliun.
Di luar transaksi reguler, terdapat transaksi jumbo di pasar negosiasi sebesar Rp26,9 triliun pada saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Transaksi tersebut diduga terkait dengan peralihan sebagian saham ke Haji Isam. Saham BYAN anjlok 6,3 persen.
Subindeks lain seperti IDX30 dan LQ45 terkoreksi masing-masing 0,15 persen dan 0,16 persen. Begitu juga dengan ISSI dan JII yang kompak turun masing-masing 1,04 persen dan 0,49 persen.
Industrial dan Energi menjadi sektor yang laggard dengan penurunan masing-masing 1,4 persen dan 1,3 persen. Adapun sektor keuangan mengalami rebound 0,16 persen.
Saham-saham yang masuk deretan top losers hingga siang ini di antaranya PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) anjlok 12,50 persen ke Rp14, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melemah 6,32 persen ke Rp12.600, dan PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) turun 6,22 persen ke Rp4.070.
Meski begitu, ada juga saham-saham yang menguat dan masuk jajaran top gainers, yakni PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) melesat 12,12 persen ke Rp37, PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) menguat 8,57 persen ke Rp228, dan PT Agung Semesta Sejahtera Tbk (TARA) menanjak 8,11 persen ke Rp40.
(Rahmat Fiansyah)