sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Mandiri Services (MAHA) Raih Kontrak Angkutan Batu Bara Rp2,2 Triliun hingga 2030

Market news editor Desi Angriani
09/10/2026 07:20 WIB
Kontrak tersebut diperoleh dari PT Ade Putra Tanrajeng, anak perusahaan PT Kutai Bara Nusantara.
Mandiri Services (MAHA) Raih Kontrak Angkutan Batu Bara Rp2,2 Triliun hingga 2030 (Foto: dok Freepik)
Mandiri Services (MAHA) Raih Kontrak Angkutan Batu Bara Rp2,2 Triliun hingga 2030 (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) atau Mandiri Services meraih kontrak jasa transportasi batu bara senilai sekitar Rp2,2 triliun hingga 2030.

Kontrak tersebut diperoleh dari PT Ade Putra Tanrajeng, anak perusahaan PT Kutai Bara Nusantara. Kesepakatan jasa pengangkutan batu bara itu memiliki jangka waktu empat tahun dan ditandatangani pada 6 Oktober 2026.

Direktur Utama MAHA Yenny Hamidah Koean mengatakan, perolehan kontrak ini akan berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan perseroan pada masa mendatang.

“Kontrak ini merupakan bukti nyata dari kapabilitas kami dalam memberikan jasa transportasi komoditas pertambangan yang handal, efisien, dan berorientasi pada keselamatan pertambangan. Kami optimis kerja sama ini akan membawa nilai tambah bagi kedua belah pihak,” kata Yenny dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (8/10/2026).

Adapun perolehan kontrak baru ini datang saat kinerja keuangan MAHA mencatat pertumbuhan signifikan pada semester I-2026.

Hingga Juni 2026, MAHA membukukan laba bersih Rp142,13 miliar, melonjak sekitar 1.006 persen dibandingkan dengan Rp12,89 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan laba tersebut ditopang kenaikan pendapatan bersih sebesar 34,1 persen menjadi Rp1,65 triliun dari Rp1,23 triliun pada semester I-2025.

Seiring pertumbuhan pendapatan, laba bruto MAHA meningkat 70 persen secara tahunan menjadi Rp273,4 miliar. Margin laba bruto atau gross profit margin juga naik menjadi 16,6 persen.

Pada level operasional, laba usaha konsolidasian MAHA tercatat sekitar Rp173,51 miliar hingga Rp189,3 miliar, dengan pertumbuhan tahunan berkisar 98,8-147,37 persen.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement