sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Merdeka Battery (MBMA) Siap Berikan Kupon Obligasi I Tahap V hingga 10,5 Persen

Market news editor Rahmat Fiansyah
13/08/2026 10:00 WIB
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) resmi mengumumkan besaran kupon Obligasi Berkelanjutan I Tahap V Tahun 2026.
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) resmi mengumumkan besaran kupon Obligasi Berkelanjutan I Tahap V Tahun 2026. (Foto: Ist)
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) resmi mengumumkan besaran kupon Obligasi Berkelanjutan I Tahap V Tahun 2026. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) resmi mengumumkan besaran kupon Obligasi Berkelanjutan I Tahap V Tahun 2026. Dalam aksi korporasi ini, perseroan membidik dana hingga Rp2,34 triliun.

Obligasi ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials di mana perseroan menargetkan penghimpunan dana hingga Rp16 triliun. Dalam program tersebut, perseroan telah menerbitkan sebesar Rp11,16 triliun.

Untuk Obligasi Tahap V, MBMA merilis tiga seri, yakni seri A dengan emisi Rp1,71 triliun dan tenor 367 hari, seri B dengan emisi Rp529,97 miliar dan tenor 3 tahun, serta seri C dengan emisi Rp95,3 miliar dan tenor 5 tahun.

Dalam prospektus ringkas tambahan yang diumumkan Kamis (13/8/2026), seri A mendapatkan kupon berupa bunga tetap 9 persen. Kemudian seri B sebesar 10 persen dan seri C sebesar 10,5 persen.

Bunga obligasi tersebut akan dibayarkan setiap kuartal di mana bunga perdana dibayarkan mulai 1 Desember 2026, sedangkan bunga obligasi beserta pokoknya akan dibayar tergantung jatuh tempo, yakni 8 September 2027 untuk seri A, 1 September 2029 untuk seri B, dan 1 September 2031 untuk seri C.

Dana hasil penerbitan obligasi ini setelah dikurangi biaya-biaya diproyeksikan mencapai Rp2,32 triliun atau setara USD130,7 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk pembayaran dipercepat atas sebagian pokok utang dari total fasilitas pinjaman sebesar USD250 juta dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA).

Sesuai jadwal, masa penawaran umum akan berlangsung pada 24-26 Agustus 2026, sedangkan proses penjatahan dilakukan pada 28 Agustus 2026. Obligasi tersebut akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2 September 2026.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement