IDXChannel - OpenAI dipastikan tidak akan melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) pada 2026. CEO OpenAI, Sam Altman, dalam pernyataannya menyinggung kekhawatiran mengenai keamanan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), yang menurutnya membuat risiko.
Dia bahkan mengatakan risiko 10 persen AI dapat menyebabkan kepunahan manusia pada akhir dekade ini.
Pernyataan tersebut muncul ketika semakin banyak anggota parlemen Amerika Serikat (AS) mendorong aturan baru untuk mengatur sistem AI, setelah dua peneliti dari pesaing OpenAI, Anthropic, memberikan peringatan serius bahwa perkembangan AI yang pesat dapat menyebabkan kepunahan umat manusia dalam waktu yang tidak terlalu lama.
“Saya sebenarnya berpikir, dengan mempertimbangkan segala sesuatu yang terjadi terkait keamanan, saat ini bukan waktu yang tepat untuk melakukan IPO, dan kami tidak merasa tertekan untuk melakukannya,” kata Altman kepada majalah bisnis Fortune, dilansir Reuters, Senin (14/9/2026).
Ketika ditanya terkait kemungkinan 10 persen bahwa AI dapat menyebabkan kepunahan manusia, Altman mengatakan dirinya tidak mengetahui bagaimana perkiraan tersebut dapat dibuat. Namun, dia memperingatkan bahwa risikonya cukup serius sehingga perusahaan AI dan pemerintah harus bertindak seolah-olah risiko tersebut sama sekali tidak dapat ditoleransi.