IDXChannel - PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) memutuskan untuk tidak menetapkan pengganti atas posisi yang ditinggalkan oleh Grandy Prajayakti selaku Direktur.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan pada 10 September 2026, pemegang saham RANS menyetujui pengunduran diri Grandy Prajayakti sebagai Direktur, sebagaimana surat pengunduran diri yang disampaikan pada 22 Juli 2026.
"Dengan ini memberikan pelepasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit de charge) atas segala tindakan yang dilakukan olehnya," kata manajemen RANS dalam Risalah RUPSLB dikutip Selasa (15/9/2026).
Dengan demikian, direksi RANS kini tersisa tiga orang dengan Nagita Slavina Mariana Tengker sebagai Direktur Utama dan Abrar serta Rumunggu Yokonapita sebagai Direktur. Ketiganya akan menjabat posisi tersebut hingga Maret 2031.
Sekretaris Perusahaan PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk, Chintami Maranata Sihombing sebelumnya mengatakan, keputusan Grandy Prajayakti mundur dari jabatan direktur karena alasan pribadi. Dia juga menepis anggapan bahwa keputusan Grandy mundur tak lama setelah IPO karena dirundung masalah.