IDXChannel - PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) mengumumkan dividen interim sebesar Rp258,93 miliar atau Rp20 per saham untuk tahun buku 2026. Jumlah tersebut setara 48 persen dari laba yang mencerminkan komitmen perseroan menjaga keseimbangan antara pembagian dividen dan penguatan bisnis.
Pembagian dividen interim tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi No. 122/SK-DIR/TPA/X/2026 dan telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris pada 1 Oktober 2026.
Pada semester I-2026, perusahaan sawit tersebut mencatat pendapatan sebesar Rp2,71 triliun, tumbuh 6,5 persen dengan EBITDA Rp940,3 miliar, naik 3,8 persen.
Kinerja tersebut didukung oleh peningkatan volume penjualan dan harga jual rata-rata Crude Palm Oil (CPO), Palm Kernel (PK), dan Crude Palm Kernel Oil (CPKO). Sementara laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp543,65 miliar.
Direktur Utama PT Teladan Prima Agro Tbk, Wisnu Wardhana mengatakan, di tengah dinamika biaya produksi yang meningkat, perseroan tetap mampu menjaga tingkat profitabilitas melalui pengelolaan operasional yang disiplin. Kinerja ini menjadi bagian dari landasan perseroan dalam menjaga keseimbangan antara penciptaan nilai bagi pemegang saham dan penguatan bisnis secara berkelanjutan.
“Pembagian dividen interim ini merupakan bentuk komitmen Perseroan dalam memberikan imbal hasil kepada pemegang saham, sejalan dengan kinerja usaha yang tetap terjaga. Di sisi lain, kami terus memastikan bahwa pertumbuhan bisnis berjalan selaras dengan upaya memperkuat keberlanjutan, melalui peningkatan produktivitas, efisiensi, serta penerapan praktik agrikultur yang berbasis teknologi dan data," katanya dalam keterangan resmi dikutip Minggu (4/10/2026).
Dalam menjalankan strategi jangka panjangnya, kata Wisnu, perseroan terus menjaga keselarasan antara peningkatan profitabilitas dan penguatan aspek keberlanjutan. Pemanfaatan teknologi dan data sains dioptimalkan untuk mendukung penerapan praktik agrikultur terbaik, meningkatkan pengambilan keputusan berbasis data, serta memperkuat monitoring terhadap aspek environmental, social, and governance (ESG) dalam kegiatan operasional.
"Dengan pendekatan tersebut, perseroan berupaya membangun pertumbuhan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian kinerja saat ini, tetapi juga memperkuat ketahanan dan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang," katanya.
Saham TLDN berada di level Rp595 hingga perdagangan Jumat (2/10/2026). Berikut jadwal pembagian dividen yang diumumkan oleh manajemen:
1. Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi : 12 Oktober 2026
2. Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi : 13 Oktober 2026
3. Cum Dividen di Pasar Tunai : 14 Oktober 2026
4. Ex Dividen di Pasar Tunai : 15 Oktober 2026
5. Pembayaran Dividen : 22 Oktober 2026
(Rahmat Fiansyah)