sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Tol Kataraja Beroperasi Penuh Akhir 2026, Bandara Soetta-PIK2 Hanya Tujuh Menit

Market news editor Iqbal Dwi Purnama
11/06/2026 13:21 WIB
PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menargetkan Jalan Tol Kamal-Teluk Naga-Rajeg (Kataraja) akan beroperasi pada akhir 2026.
Tol Kataraja Beroperasi Penuh Akhir 2026, Bandara Soetta-PIK2 Hanya Tujuh Menit. (Foto Istimewa)
Tol Kataraja Beroperasi Penuh Akhir 2026, Bandara Soetta-PIK2 Hanya Tujuh Menit. (Foto Istimewa)

IDXChannel - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menargetkan Jalan Tol Kamal-Teluk Naga-Rajeg (Kataraja) akan beroperasi pada akhir 2026. Jalan ini menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju PIK2.

Kehadiran jalan tol ini diproyeksikan bakal memangkas waktu tempuh dari Bandara Soetta menuju PIK2 menjadi tujuh menit saja. Perseroan optimistis peningkatan konektivitas ini akan mampu memperkuat daya tarik kawasan PIK2 sebagai destinasi hunian dan bisnis.

"Kami berharap pada akhir tahun nanti PIK2 juga terhubung dengan Soekarno Hatta, demikian juga Jakarta terhubung dengan PIK2 secara langsung melalui Tol Kataraja yang tersambung full," ujar Sekretaris Perusahaan PANI Christy Grassela dalam Public Expose Live 2026, Kamis (11/6/2026).

Christy menuturkan, perseroan menargetkan pada akhir 2026 kawasan PIK2 akan tersambung dengan sejumlah ruas tol seperti Tol JORR, Tol Jakarta-Merak, Tol Dalam Kota, serta Tol Kataraja. Hal ini diharapkan mempermudah mobilitas warga Jabodetabek dari dan menuju kawasan PIK2.

Selain akses tol, PIK2 juga telah terintegrasi dengan moda transportasi umum melalui layanan Transjabodetabek rute A1 (Pantai Maju-Balai Kota) dan rute T31 (Blok M-PIK 2). Tersedia pula layanan JR Connection yang menghubungkan PIK2 dengan titik-titik strategis seperti Stasiun MRT Blok M, Kelapa Gading, BSD, Bintaro, hingga Serpong.

"Kami sebagai developer yang sudah berpengalaman yakin bahwa akses dan jalan merupakan kunci penting untuk membangun kawasan yang mandiri dan memenuhi kebutuhan penghuni kami," kata Christy.

Menurutnya, kemudahan akses ini terbukti meningkatkan kepercayaan investor kakap untuk masuk ke kawasan garapan Agung Sedayu Group dan Salim Group tersebut. Manajemen mencatat sejumlah institusi perbankan besar seperti BCA, BNI, dan Bank Mandiri telah menanamkan investasi di PIK2.

Tak hanya perbankan, sejumlah jenama (brand) ternama di sektor ritel dan logistik seperti Kawan Lama Group, Erajaya, serta J&T juga telah hadir. Di sektor F&B, nama-nama besar seperti McDonald's, Starbucks, hingga Subway turut meramaikan kawasan ini.

"Akses dan jalan merupakan kunci penting untuk membangun kawasan yang mandiri. Kehadiran brand-brand besar ini menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap potensi kawasan kami sebagai pusat bisnis dan destinasi wisata," ujar Direktur PANI Arthur Salim.

Arthur menambahkan, seiring dengan kemudahan akses, PANI juga terus mengembangkan fasilitas crowd puller seperti Nusantara International Convention Exhibition (NICE) yang mampu menampung 104.000 orang, serta proyek Hotel Hilton bintang lima yang dijadwalkan beroperasi pada 2027.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement