IDXChannel - Menteri Energi Amerika Serikat (AS) Chris Wright mengatakan bahwa Gedung Putih berencana membatasi ekspor solar, bukan melarang total.
Dilansir dari Wall Street Journal pada Jumat (25/9/2026), langkah ini diharapkan dapat meredam lonjakan harga solar di AS.
Wright menambahkan bahwa pembatasan ini akan bersifat sukarela. Pemerintah akan bekerja sama dengan industri penyulingan minyak AS.
Menurut laporan media, Wright telah menghubungi sejumlah perusahaan penyulingan minyak besar AS dalam beberapa hari terakhir untuk mengukur dukungan terhadap rencana pembatasan ekspor solar secara sukarela.
Awal pekan ini, Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan bahwa pemerintah sedang mempelajari kemungkinan larangan ekspor solar. Tak lama setelahnya, Presiden Donald Trump memberikan dukungannya terhadap wacana tersebut.
Gedung Putih kemudian membantah akan melarang ekspor solar. Wright juga menyatakan bahwa larangan total mustahil dilakukan.
American Petroleum Institute dan lebih dari 30 kelompok bisnis, energi, dan manufaktur mendesak Trump untuk menolak pembatasan ekspor solar dan bahan bakar lainnya.
Harga solar di AS telah naik menjadi sekitar USD6,52 per galon, rekor tertinggi sepanjang sejarah.
Gangguan pasokan yang terkait dengan perang di Iran dan Ukraina memperketat pasokan global dan mengerek harga. (Wahyu Dwi Anggoro)