sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

PERURI Perkuat Peran sebagai GovTech, Dukung Integrasi Layanan Pemerintah

News editor Kurnia Nadya
22/10/2026 09:44 WIB
PERURI mendapat mandat sebagai Government Technology (GovTech) Indonesia untuk mendukung integrasi layanan digital pemerintah.
PERURI Perkuat Peran sebagai GovTech, Dukung Integrasi Layanan Pemerintah. (Foto: PERURI)
PERURI Perkuat Peran sebagai GovTech, Dukung Integrasi Layanan Pemerintah. (Foto: PERURI)

IDXChannel–Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) kini tak hanya menangani pencetakan uang dan dokumen sekuriti fisik, tetapi juga mengembangkan layanan berbasis teknologi digital. 

PERURI mendapat mandat sebagai Government Technology (GovTech) Indonesia untuk mendukung integrasi layanan digital pemerintah.

Direktur Utama PERURI, Teguh Arief Indratmoko, mengatakan bahwa selama lebih dari lima dekade PERURI menjalankan mandat negara untuk mencetak berbagai dokumen penting, mulai dari uang rupiah, paspor, meterai, pita cukai, hingga sertifikat tanah.

Seiring perkembangan teknologi, peran tersebut turut berkembang. PERURI kini juga berperan dalam menjamin keaslian dokumen elektronik, sistem, dan identitas digital.

“Melalui mandat Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 sebagai GovTech Indonesia, PERURI hadir menjadi akselerator digitalisasi nasional guna mendukung transformasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang terintegrasi, andal, dan berstandar keamanan tinggi. Peruri Digital Summit 2026 ini dirancang sebagai bentuk sinkronisasi strategis dengan visi dan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, yang menegaskan bahwa kedaulatan bangsa ke depan ditentukan oleh kemandirian teknologi tingkat tinggi, khususnya di sektor industri semikonduktor, Artificial Intelligence, dan infrastruktur digital dalam negeri,” ujar Teguh dalam pembukaan Peruri Digital Summit 2026 di Jakarta, Rabu (21/10).

Melalui mandat tersebut, PERURI turut mendukung integrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), agar layanan digital pemerintah dapat saling terhubung dengan tetap memperhatikan keandalan dan keamanan sistem.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Dudung Abdurachman, yang hadir sebagai keynote speaker dalam acara tersebut, menekankan pentingnya keamanan siber dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan nasional di tengah transformasi digital.

Ia juga menekankan penerapan prinsip security by design, pengembangan teknologi dan talenta keamanan siber di dalam negeri, serta integrasi data nasional yang aman. 

Melalui transformasi tersebut, PERURI diharapkan dapat terus mengembangkan kapabilitas teknologi digital sekaligus memperkuat dukungan terhadap layanan pemerintahan yang terintegrasi dan aman.

(Kidung Dhia)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement