sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement
4 Perbedaan Kendaraan Atas Nama PT dan Perorangan, Apa Saja yang Membedakan?
4 Perbedaan Kendaraan Atas Nama PT dan Perorangan, Apa Saja yang Membedakan?
4 Perbedaan Kendaraan Atas Nama PT dan Perorangan, Apa Saja yang Membedakan?
4 Perbedaan Kendaraan Atas Nama PT dan Perorangan, Apa Saja yang Membedakan?
Milenomic editorKurnia Nadya
07/05/2025 18:02 WIB

IDXChannel—Apa perbedaan kendaraan atas nama PT dan perorangan? Selain perbedaan pihak pembeli, kepemilikan, dan penggunaan, ada beberapa perbedaan signifikan antara kendaraan yang dibeli atas nama perusahaan dengan kendaraan perorangan. 

Kendaraan yang dibeli konsumen perorangan tentu digunakan untuk keperluan pribadi, menunjang mobilitas sehari-hari ataupun usaha yang dijalankan perorangan. Nama pemiliknya akan tercantum pada surat-surat kendaraannya (STNK, BPKB). 

Sementara kendaraan yang dibeli atas nama perusahaan, digunakan untuk menunjang keperluan operasional dan produksi atas usaha yang dimiliki pembeli. Nama perusahaan akan tercantum dalam surat-surat kendaraannya. 

Lalu apa lagi perbedaan kendaraan atas nama PT dan perorangan? Melansir Seva dan sumber lainnya (7/5), berikut ini perbedaan kendaraan atas nama PT dan perorangan

Pajak untuk kendaraan perusahaan memiliki tarif yang lebih rendah, karena tarif pajaknya ditetapkan berdasarkan harga beli dan kapasitas mesin. Mobil perusahaan juga dibebaskan dari pajak progresif. 

Sementara kendaraan milik pribadi yang dibeli perorangan akan dikenakan pajak progresif. Artinya, jika seorang pemilik kendaraan membeli kendaraan baru kedua, ketiga, dan seterusnya, maka pajaknya akan berbeda antara kendaraan pertama dan lainnya.

Dari segi pengurusan administrasi, kendaraan atas nama PT tentu lebih rumit dibanding kendaraan pribadi. Pemilik kendaraan pribadi hanya perlu membawa dokumen-dokumen atas namanya sendiri. 

Sementara untuk mengurus administrasi kendaraan atas nama PT, orang ditugaskan harus membawa dokumen-dokumen atas nama perusahaan, yang terkadang pengumpulannya membutuhkan waktu lebih lama. 

Perusahaan dapat memilih jenis kendaraan sesuai kebutuhan usahanya. Misalnya mobil penumpang untuk mobilitas karyawan, mobil pickup untuk kebutuhan distribusi, bahkan mobil segmen mewah untuk keperluan promosi. Sementara konsumen perseorangan memilih jenis mobil sesuai kebutuhan hariannya. 

Melansir Carmudi (7/5), mobil bekas perusahaan dapat dijual lebih murah dibanding mobil bekas perorangan. Banyak konsumen perorangan memilih mobil bekas perusahaan karena harga jual yang ditemui di pasaran lebih murah. 

Namun calon pembeli mobil bekas perusahaan biasanya berasal dari kalangan penjual mobil dengan tujuan dijual kembali. Sementara harga jual mobil bekas pribadi dibuat berdasarkan pertimbangan pemilik terdahulunya. 

Harga jual yang ditetapkan bisa lebih mahal karena pertimbangan tertentu, tetapi bisa juga sama dengan harga mobil bekas untuk jenis dan segmen yang sama di pasaran. 

Itulah beberapa perbedaan antara kendaraan atas nama PT dan perorangan. 

(Nadya Kurnia)

Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :