sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement
BNI Cabang London Sukses Cetak Laba USD13 Juta Per November 2019
BNI Cabang London Sukses Cetak Laba USD13 Juta Per November 2019
BNI Cabang London Sukses Cetak Laba USD13 Juta Per November 2019
BNI Cabang London Sukses Cetak Laba USD13 Juta Per November 2019
Market news editorFahmi Abidin
06/12/2019 13:00 WIB

IDXChannel – Emiten perbankan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Cabang London mencatat laba bersih per November 2019 sebesar USD13 juta.

Capaian tersebut berasal dari 123 target yang ditetapkan tahun ini. hingga akhir tahun, BNI cabang London memproyeksikan perolehan laba bersih sebesar USD14-15 juta.

Dikatakan Direktur Korporasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Putrama Wahju Setyawan, dari sisi aset, BNI cabang London merupakan nomor dua terbesar setelah cabang Singapura. Cabang yang berstatus full branch atau cabang penuh ini ini memiliki aset sekitar USD1,5 miliar atau sekitar Rp21 triliun.

BNI Cabang London, ungkap Putrama, dapat penugasan untuk meningkatkan pendanaan non konvensional, hal ini sejalan dengan rencana perbankan untuk meningkatkan pendanaan.

“Jadi cabang kami ini untuk mencari funding untuk loan, sebagai sumber pendanaan,” kata Direktur Korporasi BNI Putrama Wahju Setyawan, di kantor cabang BNI London.

Sebagian besar pendapatan BNI cabang London, sekitar 75% berasal dari kredit. Sedangkan  pendapatan perseroan juga didapat dari perdagangan surat berharga dan currency swap. Diungkapkan Putrama, transaksi pasar sekunder untuk pasar surat utang negara berdenominasi dolar dari pemerintah Indonesia cukup potensial.

“Jadi sekitar 75% surat utang pemerintah berdenominasi Dolar diperdagangkan di luar negeri dan 65% diperdagangkan di UK dan Eropa. Kami ingin menjadi market maker dan bersaing dengan bank asing," jelasnya.

Sementara itu, General Manager BNI cabang London Ujuan Marihot HP mengatakan, tahun ini cabang BNI di London tersebut telah mengumpulkan pendapatan sekitar USD400 juta atau sekitar Rp5,6 triliun. Pendanaan berbunga rendah tersebut, jelas dia, antara lain berasal dari bank lokal serta deposan non-bank yang berupa institusi finansial.

“Dana tersebut rencananya juga akan disalurkan untuk kredit di Indonesia. Kami juga membiayai eksportir di Indonesia. Kami membiayai eksportir kayu dan ada juga tekstil, salah satunya grup Sritex,” kata Ujuan. Lebih lanjut, ditambahkannya, bisnis yang akan dikembangkan BNI London ke depan adalah di bidang treasury. (*)

Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :