sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement
Ekspor EV, Baterai, dan Sel Surya China Melesat Berkat Perang AS-Iran
Ekspor EV, Baterai, dan Sel Surya China Melesat Berkat Perang AS-Iran
Ekspor EV, Baterai, dan Sel Surya China Melesat Berkat Perang AS-Iran
Ekspor EV, Baterai, dan Sel Surya China Melesat Berkat Perang AS-Iran
Technology editorWahyu Dwi Anggoro
21/04/2026 15:02 WIB

IDXChannel - Ekspor teknologi energi bersih China meningkat tajam pada Maret 2026, di tengah gejolak harga minyak akibat perang di Timur Tengah.

Dilansir dari Bloomberg pada Selasa (21/4/2026), pertumbuhan yang signifikan terjadi pada ekspor baterai lithium-ion dan kendaraan listrik (EV).

Ekspor baterai naik 34 persen year-on-year bulan lalu. Angkanya mencapai 53 persen untuk EV.

Sementara itu, ekspor sel surya mengalami pertumbuhan 80 persen pada Maret. Ketiga ekspor tersebut juga mencatat peningkatan jika dibandingkan dengan Februari.

Data tersebut memberikan gambaran awal tentang ekspor teknologi bersih China sejak Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran tujuh minggu lalu, yang secara efektif menutup Selat Hormuz dan memicu krisis energi global. 

“Ini baru permulaan, efek domino dari harga energi yang tinggi akan terus terasa selama beberapa bulan mendatang,” kata Analis Senior Ember, Euan Graham, yang berbasis di Inggris.

 “Teknologi bersih merupakan jalan keluar dari biaya bahan bakar yang melonjak bagi konsumen dan jalur jangka panjang bagi negara-negara untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. China berada di posisi yang baik untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat ini," katanya.

Bahkan jika Selat Hormuz kembali dibuka, pengiriman barang masih membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk kembali ke tingkat normal, dengan asumsi kesepakatan damai yang permanen tercapai. (Wahyu Dwi Anggoro)

Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :