sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement
Kemenperin: IKM Sepeda NTB Kolaborasi dengan Industri Besar
Kemenperin: IKM Sepeda NTB Kolaborasi dengan Industri Besar
Kemenperin: IKM Sepeda NTB Kolaborasi dengan Industri Besar
Kemenperin: IKM Sepeda NTB Kolaborasi dengan Industri Besar
Economics editorAdvenia Elisabeth/MPI
31/10/2022 17:37 WIB

IDXChannel - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan produsen sepeda PT Juara Bike (Selis) meluncurkan purwarupa sepeda listrik buatan Industri Kecil Menengah (IKM) NTB. 


Terobosoan tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah bagi penguatan peran IKM dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di tanah air. 


“Tren kendaraan listrik yang semakin berkembang mendorong pemerintah untuk ikut andil dalam pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik nasional yaitu dengan mengoptimalkan keberadaan IKM yang sudah mampu merakit sepeda listrik. Para perajin sepeda listrik yang meluncurkan prototipe ini telah mendapatkan pendampingan dari pemerintah dan produsen besar," kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kemenperin, Reni Yanita di Jakarta, Senin (31/10/2022).

Ia mengatakan, selama ini Kemenperin terus memberikan dukungan bagi penguatan peran IKM dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik, di antaranya dengan melaksanakan Bimbingan Teknis Diversifikasi Produk IKM Komponen Otomotif Pendukung Kendaraan Listrik. 


Pada acara bimbingan teknis IKM sepeda listrik di NTB, para peserta diseleksi oleh Tenaga Ahli dari PT Juara Bike (Selis), dan diperoleh lima peserta yang selanjutnya mendapatkan pendampingan pada kegiatan Pendampingan Pembuatan Prototipe Sepeda Listrik Buatan IKM Kerjasama dengan Industri Besar.


Adapun, IKM yang terpilih yaitu Le-Bui asal Kabupaten Lombok Barat, NgebUTS asal Kabupaten Sumbawa, Fi-Bike asal Kota Bima, Mori Taho asal Kabupaten Dompu, dan SMKN 3 Mataram asal Kota Mataram.
 

“Kemenperin melakukan pembinaan dengan pendekatan strategi kemitraan dalam mendorong kerja sama bisnis antara IKM sepeda listrik NTB dengan industri besar sepeda. Untuk itu, Kemenperin bersinergi dengan PT Juara Bike (Selis) dalam memberikan pendampingan teknis bagi IKM alat angkut sepanjang Agustus-Oktober 2022,” paparnya.


Dirjen IKMA Kemenperin menyampaikan, setelah mendapatkan pendampingan dari tenaga ahli industri besar, IKM sepeda listrik di NTB diharapkan mampu meningkatkan kompetensi teknis produksi, dan menyediakan layanan purna jual sehingga kepercayaan masyarakat akan produk kendaraan listrik dalam negeri dapat tumbuh.
 

“Kami berharap agar seluruh IKM terpilih dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, dan menjadikan kegiatan ini sebagai momen untuk menambah jejaring dengan pelaku IKM lainnya maupun dengan Pemerintah Provinsi NTB,” ungkapnya Reni.


Reni menilai, kemampuan industri dalam negeri dalam membuat sepeda listrik tidak hanya dimiliki industri besar. Di Provinsi NTB, IKM sudah mampu memproduksi sepeda listrik, bahkan mendapat perhatian serius dari Pemda setempat dalam mendukung pengembangan industri kendaraan listrik. 

“Peluang penggunaan kendaraan listrik di NTB saat ini terbuka, mulai dari Pulau Gili Trawangan yang dikenal sebagai kawasan bebas kendaraan bermotor hingga keberadaan Sirkuit Mandalika yang merupakan daya tarik wisatawan lokal dan internasional. IKM punya peran penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang ramah lingkungan di Provinsi NTB,” tuturnya.

(SLF)

Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :