sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement
Prabowo Minta Dosen-Dosen Dilibatkan dalam Proyek Giant Sea Wall
Prabowo Minta Dosen-Dosen Dilibatkan dalam Proyek Giant Sea Wall
Prabowo Minta Dosen-Dosen Dilibatkan dalam Proyek Giant Sea Wall
Prabowo Minta Dosen-Dosen Dilibatkan dalam Proyek Giant Sea Wall
Economics editorRiyan Rizki Roshali
21/04/2026 01:30 WIB

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas membahas proyek Giant Sea Wall atau Tanggul Laut Raksasa di Istana Kepresidenan, Jakarta. 

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto mengatakan Prabowo meminta dosen-dosen turut dilibatkan dalam pengembangan proyek tersebut.

"Jadi tentu kami dari Kementerian Dikti Saintek diminta berpartisipasi aktif karena Giant Sea Wall ini kan strategis menyelamatkan 60 persen kawasan industri dan juga lebih dari 30 juta penduduk yang kalau program ini berjalan, maka akan bisa menyelamatkan tadi dua hal itu setidaknya,” kata Brian usai mengikuti rapat terbatas, Senin (20/4/2026).

Brian mengatakan, sudah banyak penelitian mengenai proyek tersebut di perguruan tinggi. Namun, masih diperlukan lebih banyak lagi penelitian untuk mendukung pengembangan Giant Sea Wall.

"Jadi dosen-dosen yang selama ini penelitian-penelitian yang ada di kampus yang mendukung untuk percepatan dan menjadi lebih efisien tentang pengembangan Giant Sea Wall itu diminta untuk terlibat," kata dia.

Dia menambahkan, pihaknya akan mulai mengundang para guru besar dari berbagai perguruan tinggi yang memiliki kiprah dalam penelitian tersebut. 

Mereka akan dilibatkan dalam pembahasan perkembangan proyek itu bersama Kepala Badan Otorita Tanggul Laut yang juga menjabat Wamen Kelautan dan Perikanan (KP) Laksdya TNI (Purn) Didit Herdiawan.

“Iya, jadi langsung nanti minggu depan kami akan mengundang beberapa guru besar yang memang sudah memiliki keahlian dan terlibat pada beberapa kasus untuk beberapa proyek, ya. Untuk pembuatan daratan, reklamasi, dan sejenisnya itu kita akan ajak untuk bertemu dengan Kepala Badan Otorita Tanggul Laut di Indonesia," ujar dia.

(NIA DEVIYANA)

Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :