sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement
Purbaya Rombak Pejabat Kantor Pajak Jakut, Ingatkan Penyelewengan Bakal Disanksi Keras
Purbaya Rombak Pejabat Kantor Pajak Jakut, Ingatkan Penyelewengan Bakal Disanksi Keras
Purbaya Rombak Pejabat Kantor Pajak Jakut, Ingatkan Penyelewengan Bakal Disanksi Keras
Purbaya Rombak Pejabat Kantor Pajak Jakut, Ingatkan Penyelewengan Bakal Disanksi Keras
Economics editorFebrina Ratna Iskana
22/01/2026 11:46 WIB

IDXChannelMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik empat pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk wilayah Jakarta Utara (Jakut). Pelantikan dilaksanakan pada Kamis (22/1/2026).

Pelantikan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan usai sejumlah pegawai pajak terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan itu, Purbaya melantik Untung Supardi sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Jakarta Utara, Gorga Parlaungan sebagai Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara, Hadi Suprayitno sebagai Kepala Seksi Pengawasan 3 KPP Madya Jakarta Utara, dan Andika Aris sebagai Pejabat Fungsional Pejabat Ahli Muda KPP Madya Jakarta Utara.

Purbaya mengatakan pelantikan tersebut bukan formalitas tapi momentum untuk menegaskan ulang bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dipercaya negara.

“Kepada Saudara-saudara yang dilantik, Saudara bukan mengalihkan kursi tapi mengambil alih kepercaya negara, kepercayaan rakyat pada kita, dan kepercayaan pegawai pajak yang kerja tulus, kerjanya benar, dan menjaga marwah Kementerian Keuangan,” ujar Purbaya, Kamis (22/1/2026).

Lebih lanjut, Purbaya mengingatkan mengenai membangun kepercayaan masyarakat sebagai pegawai pajak. Menurut dia, kepercayaan harus dibangun lama tapi bisa dirusak hanya karena satu peristiwa.

“Kepercayaan itu mahal, membangunnya itu lama, mungkin bisa seumur hidup kita, sepanjang karier kita di Kemenkeu. tapi rusaknya gampang saja. Kalau kita salah satu detik, satu hari, bisa rusak semua citra yang kita bangun bersama,” tuturnya.

Dengan satu kejadian saja, lanjutnya, kepercayaan yang dibangun langsung ambruk. Jika itu terjadi, maka diperlukan langka-langkah yang tepat untuk kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat.

“Itu bukan dibangun lewat slogan-slogan, acara-acara seremonial, tapi lewat perilaku sehari-hari yang profesional, transparan, akuntable, selama bertahun-tahun,” kata Purbaya.

Purbaya juga mengingatkan bahwa kesalahan satu orang bisa merusak kinerja puluhan orang lain. Untuk itu, dia tidak ragu untuk memberi sanksi keras jika ada pegawai pajak yang menyalahgunakan kewenangan.

“Pegawai pajak yang menyalahgunakan kewenangan akan disaksi keras, mulai dari mutasi ke wilayah terpencil sampai pemberhentian sesuai tingkat pelanggarannya. Ini bukan saya emosi atau mau gaya-gaya, tapi ini negara tidak boleh kalah oleh penyimpangan,” tegasnya.

(Febrina Ratna Iskana)

Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :