sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement
Rights Issue, VKTR Naikkan Target Penerbitan Saham Jadi 25 Juta
Rights Issue, VKTR Naikkan Target Penerbitan Saham Jadi 25 Juta
Rights Issue, VKTR Naikkan Target Penerbitan Saham Jadi 25 Juta
Rights Issue, VKTR Naikkan Target Penerbitan Saham Jadi 25 Juta
Market news editorRahmat Fiansyah
25/04/2026 08:45 WIB

IDXChannel - PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) mengubah target jumlah penerbitan saham baru dalam Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue. Jika sebelumnya target penerbitan saham baru maksimal 21,87 juta, kini menjadi 25 juta.

Dalam keterbukaan informasi terbaru yang dikutip Sabtu (25/4/2026), perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 25 juta saham dengan catatan bahwa perseroan tetap berhak untuk mengeluarkan sebagian atau seluruh saham tersebut.

Dengan saham yang lebih banyak, VKTR berpeluang memperoleh dana lebih besar dari rencana awal. Kendati demikian, dalam keterbukaan terbaru itu, perseroan belum mengumumkan harga pelaksanaan dan jumlah final atas saham baru yang akan diterbitkan. Informasi rinci terkait hal ini akan diumumkan melalui prospektus.

Selain itu, perseroan juga tetap menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 Mei 2026. Persetujuan mayoritas pemegang saham menjadi salah satu syarat untuk melaksanakan rights issue.

VKTR juga akan menyampaikan permohonan pendaftaran kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setelah mendapatkan restu dari RUPSLB. 

Dana hasil rights issue akan digunakan untuk tambahan modal kerja perseroan serta penyertaan modal ke anak perusahaan. Hal ini dalam rangka mendukung pengembangan bisnis perseroan dan anak usahanya di masa depan yang bergerak di sektor kendaraan listrik.

Saat ini, VKTR memiliki tiga anak perusahaan, yakni PT Bakrie Autoparts, PT Bina Usaha Mandiri Misuzawa, dan PT Bakrie Komponen Mobilitas. Terkait penyertaan modal anak usaha akan dijelaskan secara rinci dalam prospektus.

(Rahmat Fiansyah)

Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :