sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement
Sidak Tanah Abang, Purbaya: Daya Beli Masih Ada, Kita Jauh dari Krisis
Sidak Tanah Abang, Purbaya: Daya Beli Masih Ada, Kita Jauh dari Krisis
Sidak Tanah Abang, Purbaya: Daya Beli Masih Ada, Kita Jauh dari Krisis
Sidak Tanah Abang, Purbaya: Daya Beli Masih Ada, Kita Jauh dari Krisis
Economics editorNia Deviyana
09/03/2026 16:12 WIB

IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan peninjauan langsung ke Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (9/3/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kondisi UMKM di tengah isu melemahnya daya beli.

Usai berkeliling dan berinteraksi dengan para pedagang serta pengunjung, Purbaya menegaskan bahwa kondisi riil di lapangan menunjukkan hasil yang berbeda dari kekhawatiran.

"Jadi kan banyak ekonom-ekonom yang bilang kita sudah resesi, daya beli sudah hancur. Saya pengen cek karena kalau data-data kita, ekonomi lagi bagus. Harusnya kan di Tanah Abang segala macam ada pembelinya. Saya mau cek itu aja betul apa nggak. Ternyata betul, daya beli masih ada, orang masih belanja, itu pasar juga masih ramai," ujar Purbaya saat ditemui di Lt. 5 Blok A Tanah Abang, Senin (9/3/2026).

Purbaya mengatakan kerumunan pengunjung yang memadati pusat grosir tersebut menjadi bukti kuat bahwa aktivitas konsumsi domestik tetap bergeliat. Dia meyakinkan publik bahwa fondasi ekonomi nasional saat ini sangat jauh dari kategori krisis.

"Artinya daya beli masyarakat sepertinya sedang membaik dan kita tidak resesi apalagi dari krisis, kita jauh dari krisis. Jadi ekonomi kan sedang bagus. Teman-teman nggak usah takut," kata dia.

Terkait kekhawatiran lonjakan harga minyak dunia akibat tensi geopolitik di Timur Tengah yang menyentuh angka USD117 per barel, Purbaya memastikan pemerintah akan menggunakan APBN sebagai instrumen penyerap kejutan (shock absorber). Hal ini dilakukan guna melindungi masyarakat dari dampak inflasi energi yang berlebihan.

"Nanti kalau harga minyak dunia naik pun kita akan coba absorb lewat APBN dan kita akan kendalikan semaksimal mungkin," ujar Purbaya.

(NIA DEVIYANA)

Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :