sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement
SOS Incar Dana Segar Rp41 Miliar dari Pasar Modal
SOS Incar Dana Segar Rp41 Miliar dari Pasar Modal
SOS Incar Dana Segar Rp41 Miliar dari Pasar Modal
SOS Incar Dana Segar Rp41 Miliar dari Pasar Modal
Market news editorFahmi Abidin
06/11/2018 09:45 WIB

IDXChannel - PT Shield on Service Tbk (SOSS) melakukan initial public offering (IPO) pagi ini, Selasa (6/11/2018). Jumlah saham yang ditawarkan sebanyak-banyaknya 150 juta saham atau 23,08% dari jumlah modal, dan akan diberikan kepada Perseroan dengan harga di antara Rp250-Rp275 disertai dengan warran rasio 1:1, perseroan berpeluang meraup dana segar Rp37,5 miliar—Rp41,25 miliar.
.
SOSS merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kegiatan usaha perusahaan penyedia jasa keamanan (security services), perawatan gedung (facility solutions), sumber daya manusia (professional employee services), dan manajemen parkir (parking management).


Direktur Utama SOSS Herman Julianto mengatakan, pihaknya salah satu perusahaan integrated corporate solution terbesar di Indonesia berkeyakinan bahwa penawaran umum perdana saham ini akan mendukung visi perusahaan untuk mengembangkan sumber daya manusia yang handal di Indonesia.
.
”Berkat dukungan manajemen yang berpengalaman dan profesional di bidangnya, dan fasilitas penunjang seperti training center dan customer relation yang berkualitas, kami beserta entitas anak saat ini telah mengelola seluruh segmentasi pasar mulai dari rumah sakit, pusat perbelanjaan, apartemen, hotel, pabrik, jalan tol, pergudangan, perkantoran,” ujarnya.
.
Diungkapkan Herman, dana IPO tersebut akan digunakan sekitar 71,23% untuk pelunasan utang AB Sinarmas Multifinance, penyertaan saham PT Human Resource Provider sebanyak 20,61%, dan sebanyak 8,16% untuk modal kerja.
.
Berdasarkan laporan per 30 April, pendapatan bersih SOS sebesar Rp19,15 miliar dengan laba berjalan sebesar Rp1,4 miliar dengan total ekuitas perusahaan sebesar Rp41,37 miliar.
.
Setelah IO, komposisi pemegang saham Perseroan menjadi 31,65% adalah PT Puragraha Dianpertiwi, 26,04% PT Nusantara Suryamukti, 19,23% PT Inlife dan sebanyak 23,08% public. Sementara itu, Penjamin Pelaksana Emisi Efek pada penawaran umum saham perdana ini adalah Sinarmas Sekuritas.

Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :