sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pembiayaan Perbankan Syariah Rp748,7 Triliun hingga Agustus 2026

Syariah editor Kunthi Fahmar Sandy
18/10/2026 08:11 WIB
Hingga Agustus 2026, pembiayaan perbankan syariah tumbuh 11,61 persen (yoy) menjadi Rp748,7 triliun
Pembiayaan Perbankan Syariah Rp748,7 Triliun hingga Agustus 2026 (FOTO:iNews Media Group)
Pembiayaan Perbankan Syariah Rp748,7 Triliun hingga Agustus 2026 (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Hingga Agustus 2026, pembiayaan perbankan syariah tumbuh 11,61 persen (yoy) menjadi Rp748,7 triliun, dengan kualitas pembiayaan yang terjaga pada rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing/NPF) gross sebesar 2,3 persen.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan kinerja positif tersebut menjadi peluang untuk memperluas pembiayaan bagi industri halal, khususnya sektor makanan, fesyen, pariwisata, dan industri kreatif, agar pelaku usaha, terutama UMKM, dapat meningkatkan kualitas produk, kapasitas usaha, dan jangkauan pasar. 

Upaya tersebut perlu didukung tata kelola, manajemen risiko, pelindungan konsumen, serta transformasi digital untuk memperluas akses dan meningkatkan efisiensi layanan keuangan syariah.

“Sinergi antara otoritas, industri keuangan, dan pelaku usaha perlu terus diperkuat agar pembiayaan syariah semakin mudah diakses dan memberikan dukungan nyata bagi pengembangan industri halal serta pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Dian.

Adapun perluasan akses pembiayaan yang inovatif dan sesuai kebutuhan usaha di sektor-sektor tersebut penting untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing industri halal sebagai sumber pertumbuhan ekonomi nasional.

Sementara itu, tiga prioritas pengembangan pembiayaan syariah, yaitu perluasan akses pembiayaan syariah bagi sektor unggulan industri halal, inklusi keuangan syariah terutama bagi usaha mikro dan kecil, serta sinergi dan kolaborasi antara otoritas, industri keuangan, dan pelaku usaha.

(kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement