Belajar dari Armand Hartono, Menabung Dulu Lalu Riset untuk Investasi
The Founder
Fahmi Abidin
Jumat, 30 Agustus 2019 15:00 WIB
Bagi Armand Wahyudi Hartono, putra konglomerat Robert Budi Hartono itu lebih kepada tanggung jawab terutama dalam hal menabung dan investasi.
Belajar dari Armand Hartono, Menabung Dulu Lalu Riset untuk Investasi. (Foto: Ist)

IDXChannel – Menyandang status anak orang terkaya di Indonesia bukan perkara mudah. Namun bagi Armand Wahyudi Hartono, putra konglomerat Robert Budi Hartono yang merupakan Wakil Presiden Direktur BCA itu lebih kepada tanggung jawab terutama dalam hal menabung dan berinvestasi.

Agar sukses dan kaya, Armand justru suka menghabiskan uangnya untuk menabung dan investasi. Bahkan sangat menerapkan prinsip SRI (Simpanan, Riset dan Investasi). Ia mengaku sangat menjunjung tinggi menabung atau menyimpan uang sebelum berinvestasi.

“Kita harus punya simpanan, tabungan. Tabung dulu saja sembari melakukan riset kira-kira investasi apa yang aman dan menguntungkan. Setelah itu baru coba investasi,” lanjutnya.

Selain itu, pria yang dibesarkan dengan penuh disiplin dan bersahaja ini bisa dibilang memiliki gaya hidup yang jauh dari tingkah layaknya sosialita dan membuang-buang uang. Padahal orangtuanya praktis jadi orang terkaya nomor satu di Indonesia. Ia pun merupakan Wakil Presiden Direktur BCA.

Sebagai anak konglomerat yang lahir di Semarang 20 Mei 2975, lantas tidak membuat seorang Armad W. Hartono tinggi hati. Beliau merupakan sosok yang sederhana dan merakyat, meskipun dia memiliki kekayaan lebih dari Rp461 Triliun, dia tidak sungkan untuk makan bersama di Kantin Kantor.

“Sehari-hari di kantor ya saya makan di kantin, kecuali Anda nasabah besar, baru makan di tempat yang bagus,” kata Armand.

Bukan hanya dalam menghemat keuangan saja, Armand Hartono juga menerapkan kehidupan kesehariannya untuk menghemat segala bentuk fasilitas yang ada, semisal penggunaan listrik kamar dan AC seperlunya.

“Mulai dari hal kecil seperti listrik, kita bisa saving. Nyalain AC sebentar saja. Kalau sudah dingin, begitu mau tidur, AC kita matikan, kan yang paling penting pas mau tidur saja, di tengah-tengah panas dikit tidak apa-apalah,” ungkapnya. (*)

 

Baca Juga