BANKING

336 Ribu Nasabah Kaya HSBC dengan Aset Rp89,8 Triliun Bakal Gabung OCBC (NISP)

Rahmat Fiansyah 05/05/2026 17:40 WIB

PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) sepakat untuk mengakuisisi bisnis International Wealth and Premier Banking (IWPB) milik PT Bank HSBC Indonesia.

PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) sepakat untuk mengakuisisi bisnis International Wealth and Premier Banking (IWPB) milik PT Bank HSBC Indonesia. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) sepakat untuk mengakuisisi bisnis International Wealth and Premier Banking (IWPB) milik PT Bank HSBC Indonesia. Langkah strategis itu bakal menambah nasabah kaya (affluent) ke dalam ekosistem wealth management OCBC Indonesia.

Dengan akuisisi tersebut, maka lebih dari 336 ribu nasabah affluent lewat 26 cabang yang dimiliki HSBC akan berpindah ke OCBC Indonesia. Angka ini cukup signifikan mengingat HSBC selama ini diakui sebagai pengelola kekayaan kelas atas dan terbesar di Indonesia.

Sementara itu, total Asset Under Management (AUM) yang akan dialihkan mencapai Rp89,8 triliun dengan rincian investasi nasabah dalam obligasi, reksa dana, dan asuransi Rp58,2 triliun dan simpanan nasabah Rp31,6 triliun. Angka itu belum menghitung portofolio small retail loans nasabah senilai Rp3,6 triliun.

Basis nasabah tersebut akan melengkapi bisnis OCBC di Indonesia, terutama dalam rangka memperluas bisnis wealth management. Setelah transaksi selesai, AUM OCBC Indonesia diperkirakan meningkat sekitar 25 persen dengan pertumbuhan saldo kartu kredit lebih dari 150 persen.

Selain itu, akuisisi ini juga akan memperkuat talenta wealth management OCBC Indonesia dengan penambahan sekitar 1.300 karyawan. Dengan begitu, kapabilitas wealth management OCBC Indonesia kan semakin kuat sebagai grup jasa keuangan terintegrasi.

Presiden Direktur OCBC Indonesia, Parwati Surjaudaja mengatakan, langkakh strategis untuk memperkuat posisi OCBC di segmen wealth management di Indonesia. 

"International Wealth and Premier Banking milik HSBC Indonesia memiliki kapabilitas yang kuat, basis nasabah yang solid, serta keahlian mendalam untuk menyediakan solusi wealth management yang komprehensif," katanya dalam keterangan resmi, Selasa (5/5/2026).

OCBC Indonesia akan bekerja sama dengan HSBC Indonesia untuk memastikan proses migrasi nasabah dan karyawan berjalan dengan lancar. OCBC Indonesia berkomitmen untuk selalu menjaga kepercayaan nasabah dengan menjamin dana nasabah selalu aman sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kami sangat antusias untuk melayani nasabah International Wealth dan Premier Banking HSBC Indonesia dengan solusi wealth dari OCBC Indonesia, yang dilengkapi dengan proposisi whole-of-wealth dari OCBC Group. Sebagai grup jasa keuangan terintegrasi, OCBC Group menggabungkan kapabilitas dan pengetahuan mendalam dari Bank of Singapore dan Great Eastern untuk menghadirkan rangkaian produk dan layanan perbankan, investasi, dan asuransi yang komprehensif," kata Parwati.

Nilai transaksi akuisisi tersebut baru akan diumumkan setelah penyelesaian. Tanpa menghitung one-off transaction cost, transaksi ini diperkirakan memberikan dampak positif bagi pendapatan OCBC Indonesia setelah penyelesaian, yang diharapkan terjadi pada kuartal II-2027.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE