IDXChannel - PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) mencatatkan kinerja keuangan yang resilien pada kuartal I-2026. Per 31 Maret 2026, OCBC membukukan laba bersih sebesar Rp1,36 triliun, atau tumbuh 5 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).
Pertumbuhan itu didukung oleh pendapatan operasional yang sebesar 6 persen secara YoY. Di sisi lain, total aset perseroan itu meningkat 7 persen menjadi Rp312,9 triliun.
Pada sisi pendanaan, jumlah Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp226,4 triliun, tumbuh 4 persen, yang didukung oleh pertumbuhan rasio Giro dan Tabungan (CASA) menjadi 61,9 persen.
Sementara itu, Penyaluran kredit OCBC tumbuh menjadi Rp171,0 triliun dengan kualitas aset yang tetap terjaga. Terbukti dengan Kredit Bermasalah Bruto (NPL gross) terjaga di level 2,1 persen dan Loan at Risk (LaR) membaik ke 5,3 persen dibandingkan 5,4 persen pada tahun sebelumnya dengan pencadangan NPL yang memadai sebesar 221,8 persen.
Presiden Direktur OCBC, Parwati Surjaudaja, menyampaikan kinerja sepanjang kuartal I-2026 menunjukkan kekuatan model bisnis Bank yang seimbang antara pertumbuhan dan kehati-hatian.