“Kami melihat momentum pertumbuhan yang tetap terjaga di awal 2026, baik dari sisi intermediasi maupun penghimpunan dana. Pertumbuhan kredit yang tetap positif mencerminkan komitmen kami dalam mendukung kebutuhan nasabah dan perekonomian,” tuturnya.
Lebih lanjut, Parwati mengatakan peningkatan CASA menunjukkan kepercayaan nasabah yang semakin kuat terhadap layanan Bank. “Didukung oleh permodalan yang kuat dan likuiditas yang memadai, kami optimistis dapat terus mengakselerasi pertumbuhan secara prudent, sekaligus menjaga ketahanan Bank di tengah dinamika ekonomi,” kata dia.
Dari sisi fundamental, tingkat permodalan Bank meningkat dengan tingkat kecukupan modal (CAR) sebesar 25 persen, sehingga memberikan ruang yang memadai untuk ekspansi bisnis ke depan.
Sementara itu, likuiditas Bank juga tetap terjaga dengan baik, tercermin dari rasio kecukupan likuiditas (LCR) sebesar 236,7 persen. Pada kurtal I-2026 ini, total nilai transaksi melalui e-channel berhasil mencatatkan pertumbuhan hingga 15 persen.
Pengguna aktif individu internet banking dan OCBC Mobile meningkat sebesar 8 persen secara tahunan, sedangkan pengguna aktif OCBC Business Mobile untuk nasabah korporasi mengalami peningkatan sebesar 20 persen secara YoY.