IDXChannel – Saham PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) ditutup jatuh pada Kamis (9/4/2026) seiring respons negatif pasar terhadap besaran dividen yang disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) hari ini.
Rasio pembagian dividen atau dividend payout yang lebih rendah dari tahun sebelumnya dinilai menjadi pemicu tekanan pada harga saham.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham NISP anjlok 8,31 persen ke Rp1.380 per unit.
Nilai transaksi mencapai Rp44,56 miliar, sedangkan volume perdagangan 31,39 juta saham, tertinggi dibandingkan rata-rata 20-hari (5,24 juta saham).
Mengutip Stockbit Sekuritas, Kamis (9/4), pemegang saham Bank OCBC NISP menyetujui pembagian dividen tahun buku 2025 sekitar Rp1 triliun atau Rp45 per saham.