Nilai tersebut mencerminkan dividend yield sekitar 3,26 persen berdasarkan harga penutupan hari ini.
Besaran dividen ini setara dengan dividend payout ratio 20,4 persen, turun signifikan dibandingkan payout tahun buku 2024 yang mencapai 50 persen.
Penurunan rasio pembagian laba tersebut dinilai memicu kekecewaan pelaku pasar yang sebelumnya berharap distribusi dividen lebih besar.
Hingga saat ini, perseroan belum mengumumkan jadwal cum date maupun tanggal pembayaran dividen kepada pemegang saham. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.