sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BEI Kantongi 15 Perusahaan Antre IPO, Mayoritas Emiten Aset Besar Dominasi Pipeline 2026

Market news editor Shifa Nurhaliza Putri
24/05/2026 07:55 WIB
BEI mencatat masih terdapat 15 perusahaan dalam antrean pencatatan saham atau pipeline initial public offering (IPO) hingga 22 Mei 2026
BEI Kantongi 15 Perusahaan Antre IPO, Mayoritas Emiten Aset Besar Dominasi Pipeline 2026. (Foto: Ilustrasi)
BEI Kantongi 15 Perusahaan Antre IPO, Mayoritas Emiten Aset Besar Dominasi Pipeline 2026. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat masih terdapat 15 perusahaan dalam antrean pencatatan saham atau pipeline initial public offering (IPO) hingga 22 Mei 2026. Mayoritas calon emiten yang bersiap melantai di bursa berasal dari kelompok aset skala besar, mencerminkan masih terjaganya minat perusahaan untuk mencari pendanaan melalui pasar modal di tengah dinamika pasar.

Berdasarkan data BEI, hingga 22 Mei 2026 baru terdapat satu perusahaan yang mencatatkan saham di bursa dengan dana dihimpun mencapai Rp0,30 triliun. Sementara itu, dari total 15 perusahaan yang masuk pipeline IPO, sebanyak 11 perusahaan atau sekitar 73,3 persen berasal dari kategori aset skala besar dengan nilai aset di atas Rp250 miliar. 

Selain itu terdapat empat perusahaan aset skala menengah dengan aset Rp50 miliar hingga Rp250 miliar, sedangkan belum terdapat perusahaan kategori aset kecil dengan nilai aset di bawah Rp50 miliar. 

Secara sektoral, pipeline IPO masih didominasi sektor Consumer Cyclicals, Consumer Non-Cyclicals, dan Healthcare yang masing-masing berkontribusi tiga perusahaan. Selain itu terdapat dua perusahaan sektor Infrastructures, dua perusahaan Technology, satu perusahaan Energy, dan satu perusahaan Financials. 

Di sisi lain belum terdapat calon emiten dari sektor Basic Materials, Industrials, Properties & Real Estate, serta Transportation & Logistic. 

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan pipeline pencatatan saham menunjukkan pasar modal Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan dengan minat perusahaan dari berbagai sektor industri.

"Hingga saat ini terdapat 15 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI. Sebagai informasi, terdapat 11 perusahaan aset skala besar, empat perusahaan aset menengah, dan tidak terdapat perusahaan aset skala kecil," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna, dalam keterangannya yang dikutip pada Minggu (24/5/2026).

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement