Selain IPO, aktivitas penggalangan dana di pasar modal juga terlihat pada instrumen efek bersifat utang dan sukuk (EBUS). Hingga saat ini telah diterbitkan 62 emisi dari 40 penerbit dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp68,10 triliun. Sementara terdapat 47 emisi dari 33 penerbit yang masih berada dalam pipeline.
Sektor Financials menjadi penyumbang terbesar pipeline EBUS dengan 12 perusahaan, disusul Infrastructures tujuh perusahaan dan Energy enam perusahaan. Selanjutnya terdapat dua perusahaan Basic Materials, dua Consumer Non-Cyclicals, dua Industrials, satu Healthcare, dan satu Technology.
Adapun dari aksi korporasi rights issue, per 22 Mei 2026 telah terdapat empat perusahaan tercatat yang menerbitkan rights issue dengan total nilai Rp3,89 triliun. Saat ini masih terdapat satu perusahaan dalam pipeline rights issue yang berasal dari sektor Properties & Real Estate.
(Shifa Nurhaliza Putri)