Balik Rugi Jadi Laba, Superbank (SUPA) Raup Rp99,68 Miliar Sepanjang 2025
PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) mencetak laba bersih sebesar Rp99,68 miliar sepanjang 2025.
IDXChannel - PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) mencetak laba bersih sebesar Rp99,68 miliar sepanjang 2025. Capaian ini tercatat membalikkan rugi Rp366,37 miliar pada setahun sebelumnya.
Dalam laporan keuangan yang diterbitkan, Rabu (11/3/2026), capaian kinerja laba bersih tersebut meningkat 127,2 persen secara tahunan (yoy).
SUPA meraup pendapatan bunga sebesar Rp2,16 triliun, mengalami kenaikan dibandingkan 2024 yang mencapai Rp743,98 miliar. Kemudian, beban bunga senilai Rp587 miliar.
Sehingga, pendapatan bunga bersih (net interest margin) sebesar Rp1,58 triliun sepanjang 2025, naik 159,74 persen dari Rp606,84 miliar di 2024.
Selanjutnya, SUPA juga mencatat kenaikan pendapatan operasional lainnya sepanjang 2025 yakni Rp40,26 miliar atau meningkat 29,4 persen dibandingkan Rp31,12 miliar setahun sebelumnya.
Kemudian, beban operasional SUPA senilai Rp1,15 triliun, naik 43,15 persen dibandingkan Rp1,02 triliun pada 2024.
Meski demikian, SUPA berhasil membukukan laba sebelum pajak (EBITDA) sebesar Rp143,27 miliar. Capaian itu berhasil membalikkan dari posisi rugi sebelum pajak sebesar Rp391,19 miliar pada 2024.
Penyaluran kredit SUPA juga tercatat meningkat. Sepanjang 2025, total kredit bersih yang disalurkan mencapai Rp9,20 triliun, naik 65,81 persen dari Rp6,05 triliun di 2024.
Sektor terbesar penyaluran kredit adalah rumah tangga yakni Rp6 triliun, naik dari Rp2,49 triliun di 2024. Disusul pembiayaan Rp2,30 triliun, turun dari Rp2,26 triliun setahun sebelumnya.
Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun SUPA meningkat signifikan. Pada akhir 2025, DPK SUPA tercatat sebesar Rp11,82 triliun, melonjak 139,27 persen dari Rp4,94 triliun pada tahun sebelumnya.
Sejalan dengan pertumbuhan bisnis tersebut, total aset SUPA mencapai Rp21,28 triliun per Desember 2025. Nilai ini meningkat 86,76 persen dibandingkan posisi aset pada Desember 2024 yang sebesar Rp11,39 triliun.
Sedangkan total liabilitas sebesar Rp13,11 triliun dan ekuitas perseroan Rp8,16 triliun.
(Dhera Arizona)