BI Catat DPK Perbankan Tumbuh 10,4 Persen Jadi Rp9.467 Triliun
Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Desember 2025 sebesar Rp9.467,6 triliun atau tumbuh 10,4 persen (yoy).
IDXChannel - Bank Indonesia (BI) mencatat penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Desember 2025 sebesar Rp9.467,6 triliun atau tumbuh 10,4 persen (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 8,5 persen (yoy).
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, pertumbuhan tersebut didorong oleh pertumbuhan giro dan simpanan berjangka masing-masing sebesar 18,6 persen (yoy) dan 5,6 persen (yoy), setelah pada bulan
sebelumnya tumbuh masing -masing sebesar 12,8 persen (yoy) dan 4,7 persen (yoy).
"Sementara itu, tabungan tumbuh sebesar 8,3 persen (yoy), setelah pada November 2025 tumbuh sebesar 8,9 persen," ujarnya Jumat (23/1/2025).
Berdasarkan golongan nasabah, kenaikan pertumbuhan DPK terutama didorong oleh kenaikan pertumbuhan DPK korporasi dan perorangan masing -masing sebesar 18,2 persen (yoy) dan 2,8 persen (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya yang tumbuh masing -masing sebesar 14,6 persen (yoy) dan 2,7 persen (yoy).
Di sisi lain, penyaluran kredit yang disalurkan oleh perbankan pada Desember 2025 tercatat sebesar Rp8.448,1 triliun atau tumbuh 9,3 (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan November 2025 sebesar 7,9 persen (yoy).
Dia menuturkan, penyaluran kredit kepada debitur korporasi dan perorangan tumbuh masing -masing sebesar 14,6 persen (yoy) dan 3,1 persen (yoy).
Berdasarkan jenis penggunaan, Kredit Modal Kerja (KMK) pada Desember 2025 tumbuh sebesar 4,4 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 2,5 persen (yoy). "Perkembangan KMK terutama bersumber dari pertumbuhan sektor Listrik, Gas, dan Air Bersih dan Konstruksi," katanya.
Adapun kredit Investasi (KI) pada Desember 2025 tumbuh sebesar 20,5 persen (yoy), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 17,8 persen (yoy), terutama bersumber dari sektor Pertanian, Peternakan, Kehutanan & Perikanan, serta sektor Industri Pengolahan dan sejenisnya.
Sementara itu, Kredit Konsumsi (KK) pada Desember 2025 tumbuh sebesar 6,4 persen (yoy), setelah pada November 2025 tumbuh sebesar 7,2 persen (yoy), didorong oleh perkembangan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Multiguna.
(kunthi fahmar sandy)