BANKING

Manfaatkan Momentum Ramadan, Bank Mega Syariah Akuisisi Rp709 Miliar DPK Baru

Taufan Sukma Abdi Putra 14/04/2026 19:55 WIB

fitur yang paling banyak digunakan oleh nasabah selama Ramadan meliputi transfer, QRIS, dan top up e-wallet.

Manfaatkan Momentum Ramadan, Bank Mega Syariah Akuisisi Rp709 Miliar DPK Baru (foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Strategi PT Bank Mega Syariah dalam memaksimalkan kinerja lewat pemanfaatan momentum Ramadan 1447 H terbukti berjalan positif.

Hal tersebut terlihat dari data pertumbuhan kinerja per 21 Maret 2026, atau masa berakhirnya momen Ramadan, di mana Bank Mega Syariah sukses mencatatkan peningkatan akuisisi dana pihak ketiga (DPK), dengan total nilai akuisisi DPK baru mencapai lebih dari Rp709 miliar, dan dengan total 5,6 ribu NoA (number of accounts). 

Kinerja akuisisi tersebut, di antaranya didapat dari serangkaian kegiatan engagement nasabah yang digelar Perseroan di sepanjang periode Ramadan tahun ini, di berbagai wilayah di Indonesia, seperti Event Road To Diantara Doa dan Tausiyah Gen Hajj di Cabang Bank Mega Syariah

"Melalui serangkaian kegiatan ini, kami juga lengkapi dengan program unggulan Ramadan Bank Mega Syariah, yaitu AMAL 2026 (Aktivasi M-Syariah di Bulan Ramadan)," ujar Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah, Benadicto Alvonzo Ferary, dalam keterangan resminya, Senin (13/4/2026).

Melalui kegiatan tersebut, emnurut Benadicto, pihaknya ingin turut berperan dalam peningkatan literasi keuangan syariah, sekaligus memperkuat engagement dengan masyarakat, melalui berbagai komunitas di tanah air.

Benadicto menjelaskan, pendekatan berbasis komunitas sengaja dipilih Perseroan sebagai strategi penting dalam memperluas penetrasi penggunaan layanan perbankan dalam kehidupan sehari-hari, seperti tabungan, transaksi digital, hingga pengelolaan keuangan yang sesuai prinsip syariah.

"Dengan capaian (akuisisi DPK baru) ini, mencerminkan semakin kuatnya preferensi nasabah terhadap produk tabungan yang mampu mengoptimalkan imbal hasil secara kompetitif tanpa meninggalkan prinsip syariah," ujar Benadicto.

Pada saat yang sama, lanjut Benadicto, tren ini juga sekaligus menegaskan keberhasilan transformasi digital Bank Mega Syariah dalam menghadirkan kemudahan bertransaksi serta proses pembukaan rekening yang semakin praktis dan dapat dilakukan secara online.

Dari sisi transaksi, selama periode Ramadan 2026, jumlah transaksi melalui M-Syariah tercatat lebih dari 230 ribu transaksi dengan nilai transaksi mencapai lebih dari Rp243 miliar, atau tumbuh lebih dari 24 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Sedangkan fitur yang paling banyak digunakan oleh nasabah selama Ramadan meliputi transfer, QRIS, dan top up e-wallet.

Penggunaan transaksi QRIS juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Dibandingkan periode Ramadan 2025, jumlah transaksi QRIS meningkat lebih dari 65 persen.

Di lain pihak, volume transaksi juga meningkat lebih dari 58 persen, yang menandakan semakin luasnya penggunaan pembayaran non-tunai berbasis QR di berbagai merchant.

Benadicto pun mengeklaim bahwa Program AMAL 2026 telah menjadi momentum strategis bagi Bank Mega Syariah untuk memperkuat penetrasi pasar ritel melalui pendekatan berbasis komunitas dan spiritual engagement selama bulan Ramadan.

"Ke depan, kami akan terus menghadirkan berbagai program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta memperkuat ekosistem syariah melalui inovasi produk, layanan digital, dan kolaborasi strategis guna mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan," ujar Benadicto.

(taufan sukma)

SHARE